Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Pegawai Lapas Tipu Nasabah Di Ambon

0 374

Ambon, TN – Pegawai Lapas Klas IIB Kota Tual, Kabupaten Maluku Tenggara bernisial RT (30), diduga menipu sejumlah warga yang hendak menarik uang di bilik ATM BNI, di depan kantor PT. Telkom Indonesia Cabang Ambon, di kawasan Talake, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Sabtu (9/3).

Modus yang dilakukan pelaku untuk menipu warga, yakni dengan berpura-pura menjadi petugas Bank BNI yang diberi wewenang membantu nasabah melakukan penarikan uang di ATM.

Aksi pelaku, ternyata sudah diintai pihak kepolisian setelah sebelumnya berhasil menipu warga lainnya pada Senin (21/1) lalu.

RT dibekuk personil Buru Sergap (Buser) Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease setelah melancarkan aksinya kepada Marlen Jolanda Sohilait (29) warga Kelurahan, Kudamati, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.

Beruntung, aksi penipuan tersebut diketahui petugas keamanan PT Telkom. Pelaku kemudian dibawa ke Pos Satgas TNI Waringin. Setelah melakukan penggeledahan, ditemukan tiga buah kartu ATM yang diselipkan di celana dalam.

“Kalau saldo ada, berarti bisa transaksi, kalau saldo tidak ada berarti sistem gangguan,” kata Marlen kepada wartawan, di Ambon, Minggu (10/3) menirukan ucapan pelaku.

Salah seorang korban penipuan, Vone Sieske Noya mengungkapkan, pelaku mengikutinya masuk di dalam bilik ATM, dan mengatakan mesin ATM tersebut mengalami gangguan. Namun pelaku kembali meminta kartu ATM milik wanita 38 tahun itu dengan alasan ingin membantu. Nahas, uang senilai Rp 4 juta ludes dari dalam rekening.

“Pelaku membuat gerakan memasukkan kartu ATM ke mesin ATM lalu dia menyerahkan kembali kartu ATM saya. Saat saya coba menggunakan kartu ATM dan memasukkan pin, kartu tidak bisa digunakan lagi,” kata Vone.

Sadar ia telah ditipu, Vone kemudian mengejar pelaku. Namun sayangnya, pelaku berhasil melarikan diri. “Saya memanggil korban tapi dia melarikan diri, setelah itu saya ke bank untuk mengecek rekening tapi uang Rp 4 juta sudah ditarik pelaku,” katanya.

Kasubag Humas Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Ipda Julkisno Kaisupy membenarkan kasus penipuan itu. Pelaku saat ini telah diamankan di Mapolres Ambon untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. “Masih dalam penyelidikan polisi,” kata Julkisno.

Anda mungkin juga berminat