Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

PBHKP Sorong Launching Pos Pengaduan Lingkungan Hidup dan Pengerusakan Hutan

0 144

Sorong, TN- Perhimpunan Bantuan Hukum Keadilan dan Perdamaian (PBHKP) Sorong secara resmi membuka Pos Pengaduan terkait kasus lingkungan hidup dan pengerusakan hutan, di Sekretariat PBHKP di Jl. Sriti II HBM, kota Sorong Papua Barat, Jumat (24/5).

Ketua Perhimpunan Bantuan Hukum Keadilan dan Perdamaian (PBHKP) Sorong, Loury da Costa, S.H, mengatakan pembentukan Pos Pengaduan kasus lingkungan hidup dan pengerusakan hutan ini, merupakan amanat Undang-Undang.

“PBHKP Sorong membuka pos pengaduan kasus lingkungan hidup dan pengerusakan hutan, itu sebetulnya amanat dari undang-undang lingkungan hidup, kehutanan sama undang-undang pemberantasan ilegal loging,” ujar ketua PBHKP Sorong, Loury da Costa.

Dikatakan pihaknya menginisiasi Pos Pengaduan tersebut, dan berharap ada kerjasama antara PBHKP dengan aparat penegak hukum lainnya, baik dari Gakum Kemenkumham serta penyidik Kepolisian maupun Kejaksaan.

Menurut Loury, dengan adanya Pos Pengadua lingkungan hidup dan pengerusakan hutan ini, tujuannya ke depan untuk menjaga dan melestarikan hutan di wilayah Sorong Raya.

Selain adanya hal tersebut, disisi lain PBHKP Sorong juga akan mendorong beberapa kasus lingkungan hidup yang terjadi di kota Sorong maupun kasus kehutanan yang terjadi di wilayah Sorong Selatan, Wondama dan kabupaten Tambrauw.

“Laporan yang sudah kami (PBHKP) terima dari masyarakat itu, terkait kasus perusakan hutan di Sorong Selatan dan di kabupaten Wondama dan kerusakan lingkungan yang terjadi di kota Sorong,” jelas Loury.

“Di kabupaten Sorong kami akan coba menyurati perusahaan minyak yang melakukan pencemaran di wilayah kabupaten Sorong,” lanjutnya.

Sementara menurut Loury, di kota Sorong ada beberapa keluhan warga, salah satunya adalah proyek reklamasi di kawasan pantai Fofior (tembok berlin) Kampung Baru.

Anda mungkin juga berminat