Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Panji Agung Diminta Stop Mainkan Isu

0 74

JAYAPURA, TN – Ketua DPD Papua Gerakan Cinta NKRI, Ali Wanggai Kabiay menilai tudingan adanya penganiayaan oleh penyidik Direskrimsus saat penjemputan, Panji Agung Mangkunegoro, sebagai cara memainkan isu terkait status hukum pelanggaran UU ITE yang menjeratnya.

Ia justru meminta Panji agar bersikap dewasa dalam menghadapi semua persoalan dan jangan membuat gaduh. Sebab kasus yang saat ini diharapi Panji Agung adalah bentuk pertanggung jawabannya atas postingan facebooknya Maret 2018 lalu.

“Panji jangan mengadu domba, kalau memang sudah dinyatakan bersalah harusnya menyadari dengan apa yang sudah dibuat dan jangan menambah persoalan lagi dengan menyebarkan fitnah di medsos kalau penyidik telah melakukan penganiayaan, tidak perlu mencari dukungan lewat medsos, ini sama halnya kembali mengadu domba orang,” kata Ali Wanggai, Selasa (29/1/2018).

Ia berharap, dapat berbicara benar dan tidak mengerluarkan kesan mengadu domba. “apa yang dikerjakan oleh pihak penyidik Polda Papua sesungguhnya sudah benar dan Profesional,” katanya

Polda Papua, lanjutnya sudah berkerja sangat Efektif dan menetapkan Panji Agung Mangkunegoro sebagai tersangka yang mana terkait dengan cuitan atau postinganya di Media Sosial (Medsos) Facebook.

” Jika ada perlakukan yang tidak menyenangkan dari Oknum Penyidik atau lainnya, sebaiknya dilaporkan sesuai dengan jalur yang sudah ada, jangan  memutarbalikkan fakta, jangan sampai sudah jatuh tertimpa tangga pula,” tandasnya

Terkait persoalan Panji, Ketua Gercin meminta  semua pihak, khususnya masyarakat papua agar tidak menyebarkan berita bohong atau hoax di Medsos. 

” Tanggapi kasus Panji ini dengan bijak dan melihatnya dengan kacatama aturan. Masih banyak manfaat positif yang dapat kita gunakan di medsos,” tutupnya. 

Anda mungkin juga berminat