Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Palak Orang, Dua Pelajar Dibawah Umur Dibekuk

0 999

Sorong,TN – Dua anak yang masih di bawah umur diamankan aparat Kepolisian Sektor Sorong Barat karena memalak orang. Bahkan, para pelaku yang masih berstatus pelajar tersebut tidak segan-segan melukai korban jika tidak memberikan apa yang diminta.

Dua bocah pelaku pemalakan tersebut berinisial MR dan YMR. Keduanya melakukan aksi pemalakan bersama dua orang rekannya yang masih dalam pengejaran (buron).

Saat itu, Ronal (korban) bersama teman-temannya hendak pulang dari tembok berlin sekitar pukul 05.00 WIT , Selasa (14/01). Tiba-tiba, korban bersama teman-temannya dihadang oleh pelaku yang berjumlah 4 orang, yakni MR, YM, HT (DPO), dan AA (DPO).

Para pelaku yang dalam keadaaan pengaruh Minuman Keras (Miras) itu kemudian meminta sejumlah uang kepada korban, namun tidak diberikan oleh korban dan langsung lari meninggalkan para pelaku.

Tidak ingin korbannya lepas begitu saja, pelaku MR dan YMR kemudian mengejar korban. Melihat korban yang semakin dekat, MR kemudian mengayunkan sebilah parang ke bagian pelipis kiri korban, sementara YM merampas handphone milik korban.

Kedua pelaku akhirnya ditangkap sekitar pukul 07.00 WIT tidak lama setelah korban melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polsek Sorong Barat. MR berhasil diamankan di rumahnya di sekitar kelurahan Tampa Garam, kota Sorong. Sedangkan YMR ditangkap di Pasar Boswesen, Kelurahan Rufei, kota Sorong.

Selain mengankan kedua pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa sebilah parang yang digunakan untuk melukai korban dan hp milik korban.

“Saat kita tangkap, kedua pelaku sempat melawan kepada petugas dan menolak untuk dibawa ke kantor polisi. Namun dapat diantisipasi oleh tim,”jelas Kapolsek Sorong Barat, AKP Isaac Hosio, S.Ik saat menggelar press release di Mapolres Sorong Kota, Jumat (17/01).

Kapolsek menyebut, keduanya masih berstatus pelajar dan berdasarkan hasil pemeriksaan kedua bocah tersebut sudah sering melakukan pemalakan yang disertai tindakan kekerasan.

“Mereka ini masih dibawah umur, yang MR sendiri nanti baru berimur 17 tahun pada saat 20 januari dan YMR baru berusia 18 tahun.”terang Kapolsek.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan pasal 365 ayat (2) KUHPidana dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Anda mungkin juga berminat