Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Operasi Teritorial 2018 di Kampung Tarof Berlangsung Selama 70 Hari

0 31

Sorong, TN – Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Joppye Ones Wayangkau membuka Operasi Teritorial (Opster) TNI tahun 2018 di kampung Tarof, Distrik Kokoda, Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat, Kamis (12/07).

Pembukaan Opster ini turut dihadiri oleh Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan, Danrem 171/PVT Brigjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A., Bupati Sorong Selatan Samsudin Anggiluli, , Kepala Distrik Kokoda Husein Otaragu, serta para Tokoh agama, adat, dan masyrakat.

Dalam sambutanya, Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Joppye Ones Wayangkau mengatakan bahwa Opster akan dilaksanakan selama 70 hari mulai tanggal 12 – 19 September 2018.

“Ini merupakan program lintas sektoral yang melibatkan TNI, Kementerian lembaga pemerintah dan non Kementerian, Pemerintah Daerah serta lapisan masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, dan memantapkan kemanunggalan TNI bersama rakyat serta mempercepat akselerasi pembangunan di daerah,”ujar Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Joppye Ones Wayangkau.

Lanjutnya, Program lintas sektoral ini terbagi dalam 2 sasaran yaitu sasaran fisik dan sasaran non fisik. Sasaran fisik meliputi pembangunan dan rehabilitasi rumah bagi masyarakat. Sedangkan sasaran non fisik lebih diarahkan pada peningkatan kesadaran Bela Negara dan bernegara seperti penyuluhan wawasan kebangsaan, panyuluhan kesehatan, KB, penyuluhan kamtibmas, penyuluhan pertanian, pengobatan massal dan lain-lain.

Pangdam juga berpesan kepada para prajurit yang secara langsung melakukan tugas ini agar selalu berdoa dan bersyukur dalam setiap mengawali dan mengakhiri pekerjaan serta memegang teguh Saptamarga, Sumpah Prajurit dan 8 wajib TNI, sebagai pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Perhatikan faktor keamanan personil, materil dan kegiatan selama Operasi Teritorial ini berlangsung, tingkatkan kebersamaan dan kerjasama antara prajurit dan masyarakat dilokasi kegiatan, koordinasikan hal-hal yang ada dengan baik antar semua lintas sektoral , khususnya dengan Pemerintah Daerah agar pelaksanaan Operasi Teritorial ini dapat berjalan dengan lancar, tertib dan aman,”jelasnya.