Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Neraca Perdagangan Malut Alami Surplus

0 22

Ternate, TN – Neraca perdagangan Maluku Utara pada Januari 2019 mengalami surplus, lantaran kegiatan ekspor-impor.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku Utara (Malut), Misfaruddin mengatakan, sejak Januari 2019, nilai ekspor Provinsi Maluku Utara mengalami peningkatan hingga 16,58 persen, atau mencapai US $ 53,70 juta dari sebelumnya yang mencapai US $ 46,06 juta.

“Dari hasil pendataan ekspor Maluku Utara pada Januari 2019, berupa golongan barang biji, kerak, dan abu logam,” ujarnya lewat rilis yang diterima Teropongnews.com, di Ternate, Jumat (15/3).

Menurut dia, negara utama tujuan ekspor Maluku Utara, yaitu Tiongkok, Korea Selatan, Ukraina dan Taiwan. “Ekspor Maluku Utara pada Januari 2019 mencapai US $53,70 juta,” kata Misfaruddin.

Sementara nilai impor Provinsi Maluku Utara pada Januari 2019, lanjut dia, sebesar US $25,54 juta, atau mengalami penurunan 9,83 persen dibanding Desember 2018 senilai US $28,33 juta.

Misfaruddin mengatakan, meski nilai impor menurun, namun volume impor Maluku Utara pada Januari 2019 justru meningkat 31,79 persen atau sebesar 96,24 ribu ton jika dibandikan Desember 2018 yang sebesar 73,03 ribu ton.

Adapun barang impor yang terdiri dari 26 golongan itu, terdiri dari benda-benda. Seperti batu gips, dan semen dengan nilai US $ 9,38 juta. Barang-barang tersebut banyak berasal dari Tiongkok, Singapura, dan Malaysia.

Anda mungkin juga berminat