Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Musda II DPD KNPI Maybrat Sementara Diskors

Sidang akan kembali dilanjutkan dengan agenda perhitungan perolehan suara sisa

0 321

Sorong TN – Sidang Musyawarah Daerah (Musda) II Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang berlangsung selama dua hari sejak tanggal 15-16 November 2019 sementara diskors dan akan di lanjutkan dalam beberapa hari ke depan.

“Beberapa hari kedepan, sementara kita bangun komuniksi dengan kedua pihak untuk sama-sama melanjutkan sidang pleno dengan agenda melanjutkan sisa perhitungan suara, penetapan ketua terpilih, pemilihan tim Formatur dan penutupan sidang pleno,” jelas Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD KNPI Papua Barat, Thomas Jafferzon Baru saat ditemui teropongnews.com di Sorong.

Dijelaskannya, diskorsnya sidang pleno untuk sementara waktu tersebut karena terjadi perdebatan antara pendukung dari dua kandidat saat proses perolehan suara.

“Selama ini prosesnya berjalan dengan baik, mulai dari pendaftaran sampai dengan proses pemilihan. Namun  pada saat perhitungan perolehan suara antara dua kandidat yakni Sebastian bame dan Klemens Howay terjadi sedikit kericuhan. Dimana terdapat perolehan suara yang cukup jauh diantara dua kandidat ini,”jelas Thomas, Selasa (19/11).

Padahal Lanjut Thomas, dalam tahap perhitungan disaksikan oleh peserta maupun undangan yang hadir dan mereka sudah mengetahui perbedaan suara tersebut dan sudah tahu siapa yang akan menang.

“Akhirnya pihak yang merasa mereka kalah tidak terima dengan kekalahan itu dan sedikit melakukan tindakan yang tidak terpuji saat proses pemilihan berlangsung,”terangnya.

Menurutnya, soal kalah atau menang dalam pemilihan itu biasa dan tidak perlu dipermasalahkan. Sebab, proses pemilihan ketua KNPI Maybrat tersebut adalah demi kepentingan pemuda.

“Kalah atau menang itu wajar, mari kita bersaing yang sehat. Jika kalah, sportifitas itu harus ditunjukan,”tambahnya.

Selain itu, menanggapi beberapa pemberitaan di media yang menyebutkan bahwa sidang tersebut ditunda, Thomas menegaskan bahwa sidang tersebut tidak ditunda dan hanya diskor sampai waktu yang belum ditentukan

“Ada beberapa pemberitaan di media yang menyebutkan bahwa sidang pleno tersebut ditunda itu tidak benar. Sidang ini hanya diskors, dan akan dilanjutkan dengan perhitungan perolehan suara sisa, setelah itu dilakukan penetapan ketua terpilih, selanjutnya pemilihan formatur dan terakhir penutupan sidang,”pungkasnya. Thomas.

Anda mungkin juga berminat