Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

MPH Sinode GPM Beda Pendapat Dengan Gubernur Soal Sopi

0 561

Ambon, TN – Polemik terkait masalah pelegalan minuman keras (miras) tradisonal jenis sopi sepertinya tidak pernah terhenti. Soal masalah yang satu ini, Majelis Pekerja Harian (MPH) Sinode Gereja Protestan Maluku (GPM) sedikit berbeda pendapat dengan Gubernur Maluku, Murad Ismail.

Saat menyampaikan sambutannya pada resepsi Hari Ulang Tahun (HUT) ke-84 Gereja Protestan Maluku yang berlangsung di Baileo Oikumene Ambon, Jumat (6/9), Ketua MPH Sinode GPM, Pdt. A.J.S Werinussa menyatakan, jika Pemerintah Provinsi Maluku dalam hal ini Gubernur melarang pelegalan miras tradisonal jenis sopi, maka pelarangan itu harus berlaku unuk seluruh minuman keras yang dijual di Maluku.

“Jangan hanya sopi, tetapi saya kira seluruh minuman keras jenis lain yang bersedar di daerah ini, harus dilarang peredarannya. Untuk itu, saya menghimbau kepada kita semua, agar tidak lagi mempelimikan pelegalan sopi, karena tidak akan selesai,” tegas Warinussa.

Menurut dia, ada banyak warga Maluku yang sukses dengan menjual sopi. Bahkan, di sejumlah daerah di Maluku, mata pencaharian sebagian warganya adalah mengolah dan menjual sopi, sehingga bisa mencukupi kebutuhan setiap hari.

“Jadi, kasihan warga yang mengantungkan hidup dari sopi itu. Nah, jika pemerintah tidak ingin daerah ini terbebas dari minuman keras, maka minuman jenis lain juga harus dilarang beredar di Maluku,” tandas Warinussa.

Sebelumnya, Gubernur Maluku, Murad Ismail seperti tidak ingin dan melarang minuman keras tradisional asal Maluku yakni sopi untuk dilegalkan. Alasannya, lantaran Provinsi Maluku merupakan laboratorium perdamaian antar umat beragama.

“Jangan lagi ada yang mengatakan untuk melegalkan sopi. Jangan bandingkan Maluku dengan Nusa Tenggara Timur (NTT), Manado dan Bali. Maluku ini lain dan merupakan laboratorium perdamaian antar umat beragama,” kata Gubernur kepada wartawan usai kegiatan “Maluku Cinta Damai” dalam rangka 100 hari kerja Gubernur Maluku dan Wakil Gubernur Maluku, Muradi Ismail-Barnabas Orno yang digelar di monumen Gong Perdamaian Dunia (GPD), Jumat (28/6).

Menurutnya, sopi tidak pernah membawa keuntungan, namun cenderung membawa warga ke hal-hal yang buruk. “Dulu waktu saya menjadi Kapolda Maluku, jika ada anak buah saya yang mengkonsumsi sopi, maka saya akan memutasikan mereka ke “tempat jin buang anak”. Akhirnya apa, Maluku damai sampai saat ini,” kata Gubernur.

Anda mungkin juga berminat