Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

MoU PT. BIA Dan Yasanto Merauke Tekan Penyebaran HIV-AIDS Karyawan Perusahaan

0 132

Merauke, TN – Untuk ketiga kalinya, PT Bio Inti Agrindo (BIA) melaksanakan penandatanganan MOU dengan pihak Yayasan Santo Antonius (Yasanto) Merauke sebagai bentuk komitmen dan tanggung jawab PT Bio Inti Agrindo dalam bidang Corporate Social Responsibility (CSR).

Kerjasama dengan jangka waktu selama 12 ini, pihak Yasanto melakukan test HIV atau VCT kepada seluruh karyawan PT. BIA serta memberikan sosialisasi pencegahan HIV dan pencegahan untuk tidak ditularkan kepada orang lain.

“Harapan kami, kerjasama ini dapat bermanfaat bagi semua pihak yang membutuhkan,” kata Presiden Direktur PT.BIA, Kong Byoung Sun dalam Penandatanganan MoU di Sekretariat Yasanto Merauke, Selasa (21/01).

Kepala Yasanto Merauke, Drs. Leonardus Mahuze mengatakan MoU dengan PT. BIA sudah dilaksanakan sejak tahun 2017-2018, 2018-2019, dan 2019-2020.

Sejak 2017 sudah hampir 3800 orang karyawan yang di test HIV dan hasilnya banyak negatif. Meski ada beberapa yang positif, namun pihak perusahaan tetap memberikan kesempatan untuk tetap bekerja selama masih sehat.

Ada juga kegiatan lain yang mendukung Yasanto dalam kegiatan VCT yaitu pelatihan kepada relawan dan program beasiswa untuk siswa SMK Politeknik. Bahkan, perumahan meminta tamatan SMK Politeknik akan direkrut menjadi karyawan dalam bidang teknik.

“Kerjasama ini sudah berjalan dengan baik. Atas nama Yasanto kami menyampaikan terimakasih kepada PT. BIA atas kepercayaan yang diberikan kepada Yasanto untuk menangani persoalan HIV-AIDS karyawan di perusahaan,” ucap Leonardus.

Terimakasih juga disampaikan kepada Dinas Kesehatan, RSUD, dan Kelompok Kerja (Pokja) Merauke yang sudah mendukung dan bekerjasama dalam kegiatan Yasanto.

Melalui kerjasana kali ini, diharapkan kegiatan VCT dapat menjangkau seluruh karyawan, meski kegiatan VCT tidak dilaksanakan setiap bulan.

“Kita juga berharap, dengan penyuluhan yang kita laksanakan, para karyawan mampu melindungi diri sendiri dan orang lain dari HIV,” harap Leonardus.

Ia mengatakan, PT. BIA menjadi contoh bagi perusahaan lainnya yang ada di Merauke dan Papua untuk mempunyai kepedulian serupa terhadap karyawannya.

Sebab, dengan berbagai penanganan yang dilakukan, hasilnya telah menurunkan angka kasus HIV-AIDS di Merauke dari urutan pertama turun jadi urutan delapan di Indonesia, sebut Dia.

Anda mungkin juga berminat