Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Money Politic, Caleg PPP di Makassar Terancam Penjara

0 438

Makassar, TN – Busranuddin Baso Tika (BBT), Calon Anggota legislatif DPRD Kota Makassar dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terancam dipenjara, setelah resmi dinyatakan melakukan dugaan politik uang oleh Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kota Makassar. Kasus tersebut saat ini telah dilimpahkan ke pihak Kepolisian Resor Kota Besar Makassar pada Senin (27/5).

Lewat bukti yang didapati, serta keterangan para saksi mengerucut pada pelanggaran Pemilu dan pemenuhan unsur pidana yang dilakukan BBT. “Jadi kasus yang menimpa Busranudddin Baso Tika dari partai PPP yakni, pelanggaran politik uang di masa kampanye yang dilakukan oleh,” ujar Komisioner Bawaslu kota Makassar Zulfikarnain kepada wartawan, di Kantor Bawaslu Makassar, Selasa (28/5).

Menurut dia, selama pemeriksaan di Gakkumudu, BBT sering mangkir dari panggilan pemeriksaan, tanpa alasan yang jelas. Kendati demikian, kasus pelanggaran pemilu oleh BBT tetap dilanjutkan meskipun tanpa keterangan darinya.

“BBT sering menolak memberikan keterangan pada saat menjalani pemeriksaan, jadi dia belum diperiksa. Tapi yang menjadi landasan penilai kami tidak hanya keterangan, tetapi yang menjadi bagian kelengkapan berkas juga itu alat bukti lainnya, yang dipandang unsur sentra Gakkumdu memenuhi klasifikasi yang bisa dijadikan alat bukti,” kata dia.

BBT sendiri disangkakan dengan Pasal 523 ayat 1 Undang-Undang (UU) Pemilu Nomor 7 Tahun 2019 dengan ancaman hukuman 2 tahun dan denda Rp 24 juta.

Untuk diketahui, BBT yang juga ketua DPC PPP Kota Makassar diduga melakukan politik uang di kediaman pribadinya beberapa hari sebelum Pemilu 2019 yang jatuh pada 17 April 2019 lalu.

Anda mungkin juga berminat