Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

MK Tolak Manaray, MSR Lenggang ke Senayan

0 2.072

Jakarta, TN- Gugatan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) dengan nomor perkara : 05-34/PHPU- DPD/XII/2019 yang didaftarkan pemohon calon DPD -RI Dapil Papua Barat, Abdullah Manaray ST terhadap termohon KPU dan pihak terkait, M Sanusi Rahaningmas, S Sos., M.M.,S.IP didamlingi Kuasa Hukum, Cosmas Refra, S.H.,M.H kembali digelar.

Sidang yang dipimpin ketua Mahkamah Konstitusi RI, Dr Anwar Usman,S.H.,M.H ini yang beragendakan pengucapan putusan akhir berlangsung di ruang sidang utama MK, Jl Medan Merdeka Barat No. 6 Jakarta, Kamis (8/8) sore.

Dalam konsideran putusan MK yang dibacakan hakim konstitusi, Eny Urbaniningsi mengatakan, menolak dengan tegas permohonan pemohon Abdulah Manaray yang menegaskan bahwa termohon melakukan penggurangan suaranya di sembilan distrik di Kabupaten Maybrat kepada pihak terkait sangat tidak beralasan hukum sangat tidak beralasan hukum.

“Ternyata pemohon tidak mampu membuktikan secara lengkap dan berjenjang mulai dari tingkat kecamatan/ distrik, Kabupaten sampai Provinsi dan bahwa dalil pemohon tidak meyakinkan bahwa terjadi ketidak kesesuain antara model DA 1 DPD dengan DB 1DPD” sebut Hakim Konstitusi, Eny Urbaningsi.

Karena itu dalil pemohon tidak beralasan menurut hukum sehingga patut dikesampingkan.

“Amar putusan mengadili, dalam eksepsi menolak eksepsi termohon dan pihak terkait untuk seluruhnya, dalam pokok perkara menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya” ucap Ketua Mahkamah Kosntitusi, Anwar Usman.

Dengan putusan mahkamah konstitusi, maka M. Sanusi Rahaningmas,S.Sos, M.M.,S.IP melenggang ke senayan mendampingi tiga putra asli papua masing-masing, Yosepus Rumakiek, Filep Wamafma dan Yance Sabonsabra mewakili Provinsi Papua Barat di gedung senator periode 2019-2024.

Anda mungkin juga berminat