Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Merasa Belum Ada Tindak Lanjut Kasusnya, Petrus Nauw : Polres Sorong Kota Terkesan Lamban

0 248

Sorong, TN- Satu bulan sudah kasus dugaan pengerusakan rumah milik Petrus Nauw, anggota DPRD kota Sorong oleh sekelompok orang pada 23 Mei 2019 lalu, telah dilaporkan di Polres Sorong Kota.

Menurut Petrus Nauw, pemilik rumah yang dirusak sekaligus korban penganiayaan, bahwa sudah satu bulan dirinya membuat Laporan Polisi (LP) di Polres Sorong Kota, namun sampai saat ini belum ada tindak lanjut kasusnya.

Terkait hal itu, yang bersangkutan menilai Polres Sorong Kota lamban dalam menangani kasus yang menimpa dirinya itu.

“Saya sebagai korbang pengerusakan dan penganiayaan sudah melaporkan kasus yang menimpa saya ke Polisi dari sebulan yang lalu. Tapi saya pertanyakan, kenapa sudah satu bulan ini kok prosesnya lamban, ini ada apa,” ujar Petrus Nauw, saat memberikan keterangan pers kepada wartawan di kediamannya, Minggu (23/6).

Dikatakan, dirinya pernah dipanggil oleh penyidik untuk dimintai keterangan, bahkan yang bersangkutan telah menyerahkan barang bukti, namun dirinya sangat menyayangkan sampai saat ini pihak kepolisian belum menindaklanjuti para pelaku yang sudah disebutkannya.

“Saya sudah dipanggil untuk diberikan keterangan di polisi, saya sudah serahkan barang bukti, tapi kenapa nama-nama yang saya sebutkan belum juga diproses,” jelasnya.

Selaku anggota DPRD kota Sorong, sekaligus adalah korban, Petrus Nauw, mengaku kesal dengan kinerja kepolisian yang terkesan lamban menangani perkaranya itu.

Ia pun berharap, pihak kepolisian secepatnya mengambil langkah-langkah hukum terhadap para pelaku yang nama-namanya sudah disebut saat memberikan keterangan kepada penyidik kepolisian Polres Sorong Kota.

Kuasa hukum dari Petrus Nauw, korban pengerusakan rumah dan penganiayaan, Fernando Ginuni, S.H, mendesak Polres Sorong Kota, untuk segera memproses kasus yang menimpa kliennya itu, sebab sudah sebulan belum ada tindak lanjut atau langkah hukum yang diambil terhadap para pelaku.

“Saya sebagai kuasa hukum, saya minta kepada pihak Polres sorong Kota, agar segera mengambil langkah hukum terhadap para pelaku yang nama-namanya sudah disebutkan oleh klien kami,” tegas Nando, panggilan akrab Fernando Ginuni.

Ditegaskannya, jika kasus tersebut tidak segera diselesaikan, maka pihaknya berencana akan melaporkan persoalan hukum tersebut ke Polda Papua Barat.

Terkait persoalan ini, media ini berusaha mengkonfirmasi Kapolres Sorong Kota melalu pesan WhatsAppnya, namun sampai berita ini ditayang, belum ada respon dari yang bersangkutan (Kapolres Sorkot) terkait persolan yang menimpa, Petrus Nauw, anggota DPRD kota Sorong itu.

Anda mungkin juga berminat