Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

RSUD Mamberamo Raya Lakukan Sejumlah Pengembangan

0 116

Jayapura, TN – RSUD Mamberamo Raya akan melakukan sejumlah pengembangan fisik dan pelayanan kesehatan, dalam rangka peningkatan mutu pelayanan dengan standar akreditasi nasional.  Dirut RSUD Mamberamo Raya, dr Pitagoras, pengembangan tersebut berupa penambahan Gedung Rawat Inap RSUD berupa bangsal dan tempat tidur pasien, pengembangan UGD, Alat Kesehatan termasuk tempat penyediaan air bersih serta penambahan SDM.

“Jadi sesuai standar akreditasi Nasional menuju pengembangan type RS dari saat ini Tipe D Pramata menuju ke Tipe D kami lakukan peningkatan dengan target perencanaan pembangunan dimulai dari tahun ini  hingga tahun 2022 mendatang. Hal ini juga sesuai dengan visi dan misi Bupati,” kata dr Pitagoras, Senin (4/11).

Untuk perencanaan awal, kata dr Phitagoras, pihaknya akan mulai melakukan pembangunan Unit Gawat Darurat dengan anggaran pembangunan sekitar Rp 4 Miliar yang bersumber dari Dana DAK.

“Saat ini kita sedang dalam proses untuk pembangunan UGD,” katanya.

Ia sendiri mengaku proses pembangunan belum berjalan, lantaran pihak RSUD masih melakukan proses tukar guling lahan. Dimana RSUD akan menggunakan lahan di samping RS yang saat ini terdapat bangunan tempat ibadah.

“Untuk tahapan tukar guling ini masih berproses, dimana dari pihak jemaat tempat ibadah mendukung penuh pengembangan RS,  dan tentu saya ada konsekwensi, sehingga kita masih melakukan tahapan-tahapan tersebut,” katanya menambahkan pemerintah daerah juga mendukung tahapan tersebut dengan membantu anggaran pembangunan tempat ibadah tersebut.

Ditanyakan kapan proses tukar gulir tersebut dilakukan termasuk pembangunan UGD, dr Pitagoras belum dapat memastikan kapan pembangunan UGD tersebut dilakukan, apalagi dengan kondisi saat ini.

“Jadi kita juga belum bisa pastikan, apalagi ini kan menggunakan dana DAK, termasuk lahan yang akan kita gunakan nanti, sehingga kami sedang mempersiapkan dokumen addendum,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan, Proyeksi kedepannya dengan penambahan jumlah bangsal maka secara otomatis akan dilakukan peningkatan jumlah tempat tidur pasien, dari yang saat ini berjumlah 50 di rencanakan akan di tambah 50.

“ Jadi untuk pengembangan ini kita membutuhkan waktu dan anggaran yang besar, apalagi dengan kondisi wilayah Mamberamo Raya terutama untuk penyediaan air bersih, serta alat kesehatan,” katanya.

Anda mungkin juga berminat