Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Menkumhan Bantah Soal Grasi Terpidana Pembunuh Wartawan

0 30

Sorong, TN- Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H Laoly angkat bicara terkait Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan grasi pada terpidana pembunuh wartawan, I Nyoman Susrama.

Seperti dilansir Tribunwow.com, Yasonna Laoly, mengklarifikasi terkait kabar pemberian grasi tersebut.

“Itu bukan grasi, remisi perubahan. Remisi,” tegas Yasonna di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/1) lalu.

Yasonna menjelaskan, pemberian remisi kepada Susrama ini berdasarkan pertimbangan telah dijalaninya masa hukuman selama 10 tahun.

Susrama sebelumnya divonis hakim harus menjalani hukuman penjara seumur hidup.

“Jadi prosesnya begini, itu remisi perubahan dari seumur hidup menjadi 20 tahun. Berarti kalau dia sudah 10 tahun, tambah 20 tahun jadi 30 tahun (masa hukumannya). Umurnya sekarang sudah hampir 60 tahun,” papar Yasonna.

Ketua IJTI Papua Barat, Chandry Andrew Suripatty.

Sebelumnya, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengda Papua Barat mendesak Presiden Joko Widodo mencabut pemberian remisi terhadap I Nyoman Susrama selaku otak pelaku pembunuh AA Gde Bagus Narendra Prabangsa, wartawan Radar Bali pada beberapa tahun silam.

Ketua IJTI Pengda Papua Barat, Chanry Andrew Suripatty mengatakan jika Susrama diadili pada 9 tahun lalu, dimana dia telah membunuh Prabangsa yang telah memberitakan kasus dugaan korupsi dan penyelewengan yang melibatkan nama Susrama dua bulan sebelum pembunuhan.

Dari hasil penyelidikan polisi, dan pemeriksaan saksi dan barang bukti menunjukkan bahwa Susrama merupakan otak dari pembunuhan kepada Prabangsa.

“Anak buah dari Susrama menghabisi nyawa Prabangsa, lantas mayatnya dibuang ke laut. Lima hari kemudian, jasad Prabangsa ditemukan mengapung oleh awak kapal yang lewat di Teluk Bungsil, Bali,” terangnya pada awak media di Waisai.

Andrew menjelaskan, jika kasus yang dialami oleh Prabangsa merupakan satu dari banyak kasus pembunuhan terhadap jurnalis di Indonesia, dimana tidak banyak kasus pembunuhan terhadap jurnalis yang telah berhasil diusut dan terdapat delapan kasus lainnya yang belum tersentuh hukum.(*)

Anda mungkin juga berminat