Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Menjadi Smart City, Pemkot Sorong Harus Terapkan e-Government

0 61

Sorong,TN- Semua Pemerintah Daerah (Pemda) yang ada di seluruh Indonesia, termasuk Pemerintah Kota (Pemkot) Sorong sudah wajib hukumnya memanfaatkan teknologi informasi dalam penerapan e-government.

Direktur Layanan Aplikasi Informatika Pemerintahan Kementerian Kominfo RI Bambang Dwi Anggono mengatakan kehadirannya ke Kota Sorong adalah untuk membantu membangun Kota Sorong sebagai smart city.

Dikatakannya, dari 100 kota yang ada di Indonesia, Kota Sorong merupakan kota yang memiliki tujuan jelas yakni menjadi smart city. Untuk menjadikan Kota Sorong menjadi smart city, maka semua OPD yang ada di lingkungan Pemkot Sorong tidak bisa lepas dari yang namanya IT.

“Memang di dunia pemerintahan sangat sulit merubah cara kerja dari manual menjadi teknologi. Penerapan pemerintahan elektronilk atau e-government di lingkungan lembaga pemerintah dapat dipercepat untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dengan melakukan berbagai terobosan,” ungkapnya pada Kegiatan pengkajian dan penelitian bidang informasi dan komunikasi, di Aula Samu Siret, Rabu (14/8).

Menurutnya, penerapan e-Government akan memfasilitasi komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat atau dengan pihak-pihak lain. Guna memastikan keberadaan publik, lembaga pemerintah perlu memasang teknologi informasi dan komunikasi sebagai enabler agar inovasi tetap dapat diterima oleh masyarakat.

Apalagi saat ini, kata Bambang, banyak perusahaan digital yang sangat berkembang. Contoh sederhananya dapat dilihat dari perusahaan telekomunikasi terbesar di dunia, namun tidak memiliki BTS dan jaringan. Perusahaan taksi yang tidak memiliki Taksi (Uber).

Perusahaan bioskop yang tidak memiliki gedung bioskop (iflix), juga tidak perlu menunggu gaji dan modal besar untuk memiliki toko besar. Tidak perlu menunggu lama dan modal besar untuk memiliki toko besar.

Aplikasi dan sistem informasi menjadi kunci guna mendukung dan memperkuat sistem pemerintahan. Oleh karena itu, menurut Bambang, kementerian dan lembaga pemerintah menyediakan teknologi e-pemerintah dalam mendukung fungsi pemerintah. Terutama dalam melakukan pelayanan publik yang memenuhi kriteria lebih baik, lebih murah dan lebih cepat.

Asisten III Bidang Kesejahteraan Sosial Setda Kota Sorong Ruddy R Laku mengatakan pelaksanaan atau implementasi daripada pemerintah atau elektronik government melalui sistem pemerintahan berbasis elektronik ini menjadi suatu keharusan. Jadi penerapan aplikasi e-Government bukan pilihan pemerintah daerah.

“Sebagai pemerintah, kita tidak punya pilihan untuk menerapkan ini. Tapi ini menjadi keharusan yang harus dilaksanakan sesuai dengan Perpres nomor 95 tahun 2018,” ujarnya.

Lanjut Ruddy, Pemerintah Kota Sorong sudah harus mulai berbenah, dengan mulai melaksanakan kegiatan mulai dari perencanaan, pelaksanaan sampai evaluasi harus dilaksanakan secara elektronik. Sehingga semua masyarakat bisa mengakses semua kegiatan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Sorong.

Dengan begitu semua masyarakat bisa mengakses akan perencanaan yang dilakukan oleh pemerintah daerah, bahkan setiap kegiatan yang sudah dilakukan oleh pemerintah daerah termasuk didalamnya serta evaluasi dari pada pelaksanaan kegiatan dan program yang sudah dilaksanakan.

“Hal ini supaya masyarakat bisa tahu sejauh mana pemerintah kota dalam melaksanakan tugas pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat,” bebernya.

Anda mungkin juga berminat