Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Melkias Frans Kembalikan Berkas Pendaftaran Ke DPP PKPI Maluku

0 89

Ambon, TN – Bakal Calon (Balon) Bupati Maluku Barat Daya (MBD), Melkias Frans mengembalikan berkas pendaftaran ke kantor Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Partai Kesatuan dan Persatuan Indonesia (PKPI), di kawasan OSM, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Senin (2/12) siang.

Pengembalian berkas yang dilakukan Melkias Frans ini, diterima langsung oleh Adam Malau, yang merupakan Ketua Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) PKPI, Kabupaten MBD, serta tim penjaringan Bupati dan Wakil Bupati MBD.

Kepada wartawan usai mendaftar, Melkias Frans mengatakan, dirinya merupakan kader Partai Demokrat. Namun demikian, pihaknya membutuhkan koalisi dengan partai lain, untuk memenuhi kuota 20 persen, lantaran di Kabupaten MBD, Partai Demokrat mengantongi 3 kursi.

“Kita (Partai Demokrat) membutuhkan koalisi, karena tidak ada satu partai pun di Kabupaten MBD yang bisa langsung merekomendasikan bupati dan wakil, sesuai dengan Undang-Undang (UU), yakni 20 persen dari jumlah kursi. Kita juga tidak tahu partai lain, yang jelas ada 7 partai. Oleh karena itu, hari ini saya berkesempatan mendaftar di PKPI,” kata Frans.

Menurut dia, semua hal terkait dengan persyaratan-persyaratan yang harus dilakukan baik dari daerah hingga pusat, akan dipenuhi pihaknya. “Apalagi PKPI memiliki keberanian untuk mengeluarkan surat tugas. Kalau kami di internal Partai Demokrat, tidak akan mengeluarkan rekomendasi kepada siapapun kendati kader, jika tidak mampu untuk mendapatkan partai koalisinya,” tegas Frans.

Ditempat yang sama, Ketua DPP PKPI Maluku, Lenda Noya mengaku, hingga saat ini sudah ada 4 kandidat yang mendaftar, masing-masing Bupati MBD yang merupakan petahana, Benjamin Noach, Nicolas Kilikily, Amos Mahury, dan Melkias Frans. Sementara yang sudah direkomendasikan oleh Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PKPI ada dua kandidat, yakni Benjamin Noach dan Nicolas Kilikily.

“Untuk Pak Benjamin Noach itu mendaftarnya paket bersama Balon Wakil Bupati, Agustinus Kilikily, dan mereka sudah direkomendasikan DPN PKPI. Nah, mungkin tanggal 4 dan 5 Desember itu, akan dilakukan uji kelayakan dan kepatutan di Jakarta, dan Pak Melkias Frans serta Pak Amos Mahury juga sudah diusulkan ke DPN PKPI untuk nantinya ikut dan uji kelayakan dan kepatutan,” tegas dia.

Noya mengaku, hingga saat ini belum ada komunikasi antar partai politik (parpol), terkait kemungkinan untuk berkoalisi. “Makanya dari DPN PKPI menginginkan agar calon yang sudah memenuhi kuota 20 persen untuk bisa melapor, agar bisa mengikuti tahap selanjutnya,” tandas Noya.

Anda mungkin juga berminat