Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Masyarakat Di Kecamatan Gorom Masih Terisolasi

0 42

Ambon, TN – Masyarakat di Kecamatan Gorom, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) masih terisolasi, lantaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku lewat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) belum juga membangun jalan lingkar Pulau Gorom.

“Status jalan lingkar Gorom adalah jalan provinsi. Namun sayangnya, jalan penghubung sejumlah desa di pulau tersebut (Gorom) belum juga dibangun oleh Dinas PUPR Provinsi Maluku,” ujar Anggota DPRD Provinsi Maluku asal daerah pemilihan Kabupaten Seram Bagian Timur, Constansius Kolatfeka kepada Teropongnews.com, di gedung DPRD Provinsi Maluku, di kawasan Karang Panjang, Kota Ambon, Jumat (25/1).

Menurut dia, bagaiamana Peraturan Daerah (Perda) tentang pengelolaan cengkeh dan pala bisa dijalankan, sementara akses jalan saja tidak mampu di bangun oleh Pemerintah Provinsi Maluku.

“Salah satu upaya untuk menetapkan Perda tentang pengelolaan cengkeh dan pala adalah untuk mengembalikan identitas Maluku. Nah, penyumbang komoditas cengkah dan pala ada di Pulau Gorom, dan sejumlah pulau kecil di sekitarnya. Namun, masalah yang muncul kemudian yakni, belum adanya akses jalan,” beber Constansius.

Dia mengaku, masyarakat Pulau Gorom dan sekitarnya sulit untuk mendistribusikan hasil bumi berupa cengkeh dan pala ke pusat-pusat ekonomi baik di Bula ibukota Kabupaten SBT, maupun ke pusat Kota Ambon, karena masih terisolasi.

Untuk itu, Constansius mendesak Komisi C DPRD Provinsi Maluku untuk mengintervensi dan meminta Dinas PUPR Provinsi Maluku untuk segera membangun jalan lingkar Pulau Gorom.

“Pemerintah daerah harus konsen terhadap persoalan ini, dengan mengalokasikan anggaran dalam rangka membangun jalan lingkar Pulau Gorom, agar Perda tentang pengelolaan cengkeh dan pala bisa berjalan sebagaimana mestinya,” harap Kolatfeka.(*)

Anda mungkin juga berminat