Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Masalah Pemangkasan Meruncing, Lucu! Dirut RSU Sofifi Tak Tahu Jumlah PTT

0 33

Ternate, TN – Masalah pemangkasan Pegawai Tidak Tetap (PTT) Rumah Sakit Umum (RSU) Sofifi, Maluku Utara semakin meruncing. Namun, aneh bin ajaib dan terkesan lucu, lantaran Direktur Utama RSU Sofifi, Sylvia Umaternate tidak mengetahui berapa jumlah PTT di RSU Sofifi yang dipangkas. “Nanti saya cek lagi ke kepala tata usaha,” kata dia singkat, kepada wartawan di Ternate, Jumat (24/5).

Sebelumnya, Sylvia pernah mengatakan, jumlah PTT masih dalam tahap penghitungan. “Sampai hari ini masih dihitung dulu terkait berapa kebutuhannya,” ujar dia.

Dihubungi terpisah, Sementara, Kepala Bagian Tata Usaha RSU Sofifi, Abdul Chalid mengaku, masalah terkait dengan proses pemangkasan PTT mencuat pada 5 April 2019 lalu, karena upah PTT belum dibayar selama 2 tahun. “Terhitung 4 bulan di tahun 2017 dan 4 bulan di 2018,” katanya.

Melihat kondisi itu, lanjut dia, para PTT kemudian membentuk sebuah wadah perjuangan yang diberi nama Solidaritas Buruh Honorer atau disingkat SBH. Fatir ditunjuk sebagai koordinator. Dari situlah perjuangan dimulai.

“Dalam membangun gerakan, Fatir terlebih dahulu membangun strategi aksi dengan membagi basis massa. Sebagian PTT tetap melayani pasien. Sedangkan sisanya mengikuti aksi,” kata dia.

Saat itu, beber dia tenaga medis yang sudah berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) memahami kondisi saat. Mereka pun bersedia mengambil alih seluruh pelayanan. “Akhirnya, seluruh PTT ikut aksi tanpa mencederai kode etik profesi,” kata Fatir, Solidaritas Buruh Honorer.

Saat itu, menurut dia, 70 PTT yang tergabung dalam SBH menandatangani surat mogok kerja, dan memasukan ke managemen RSU Sofifi. Mereka terdiri dari dokter, perawat, bidan, farmasi, radiologi, gizi, analis, juru masak, driver, administrasi, dan sekuriti.

“SBH kemudian bertandang ke ruangan managemen RSU Sofifi, untuk mengajukan pertanyaan terkait upah PTT ini ke Bendahara Nurjannah, Kepala Biro Perencanaan Husen Marasabessy, dan Kepala Biro Teknis Rusdi Djabid,” tandas dia.

Anda mungkin juga berminat