Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Maju Sebagai Balon Bupati, Heribertus Ingin Membawa Merauke Jauh Lebih Baik

0 374

Merauke, TN – Dalam rangka memastikan kesiapan sebagai Bakal calon (Balon) Bupati Merauke untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 besok, Heribertus Silubun dan calon wakilnya, Bambang Setiadji Suji dari Partai Hanura melakukan pertemuan dengan Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Papua, John Wempi Wetipo, Kamis (31/10) di Sekretariat DPD PDIP Kota Raja Jayapura.

Hal ini sebagai salah satu langkah yang dilakukan setelah mendapatkan pasangan calon, dengan melaporkan ke pimpinan yang lebih tinggi untuk menjadi perhatian lebih lanjut.

Kedua pasangan ini mempunyai visi, yaitu mewujudkan masyarakat Merauke yang maju, mandiri, sejahtera, berkarakter dan mengandalkan potensi lokal yang ada.

“Prinsipnya, kita ingin kehidupan hari esok bisa jauh lebih baik dari hari ini. Sehingga masyarakat juga merasa nyaman, diberi perhatian oleh pemerintah dan secara ekonomi mereka lebih maju,” jelas Balon Bupati Merauke, Heribertus, Jumat (01/11) di Merauke.

Heribertus yang sekaligus masih menjabat sebagai Anggota DPRD Merauke sejak 2014-2019 ini, mengatakan, selama ini sudah banyak hal yang dibuat kepada masyarakat. Sehingga apa yang akan dilakukan ke depan nanti tidak jauh berbeda dengan yang sudah dilakukan. Terutama bagaimana seorang pemimpin bisa dekat dengan rakyat, pemimpin yang bisa melihat, mendengar apa yang menjadi persoalan di masyarakat dan memberi solusi dan memecahkannya menjadi sebuah program.

“Yang pada akhirnya, bisa memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ucap Herry.

Sejauh yang diketahuinya, saat ini rakyat Merauke membutuhkan pemimpin yang familiar, mudah disapa,mudah dijumpai. Dengan begitu, akan ada komunikasi yang baik untuk menyelesaikan atau mengatasi semua persoalan yang terjadi.

Herry Silubun mengatakan, sebelum berfikir untuk mencalonkan diri sebagai kepala daerah, dirinya sudah mengunjungi sebagian besar kampung-kampung lokal di Merauke. Ia menemukan bahwa masyarakat kampung menghendaki siapa saja yang maju jadi Bupati harus bisa mengurus orang asli Papua.

“Mereka lebih rasional. Yang diinginkan hasilnya yang dicapai yang bisa dirasakan masyarakat kampung,” ucapnya lagi.

Selain itu, dari sisi aturan, tidak ada batasan, setiap warga negara punya hak dipilih dan memilih. Dengan dasar inilah kedua pasangan Herry-Bambang tetap berkomitmen maju menjadi pasangan calon bupati dan wakil bupati yang akan datang.

Langkah selanjutnya dari pasangan ini, akan meningkatkan volume sosialisasi agar lebih banyak lagi rakyat yang mengetahui niat baik keduanya dalam cita-cita ke depan.

Ia mengatakan, ketika sudah ditetapkan menjadi calon bupati, dirinya siap untuk mengundurkan diri sebagai anggota dewan untuk menjadi bupati untuk berbuat yang terbaik bagi masyarakat.

“Satu konsep yang kami sudah suarakan cukup lama yaitu membangun kota di kampung. Artinya, apa yang kita lakukan di kota, sekurang-kurangnya itu yang bisa kita lakukan di kampung.”

Salah satu contoh, pembangunan infrastuktur jalan, kita tidak hanya fokus di kota tapi ada pemerataan sampai ke kampung-kampung, karena masyarakat kampung punya hak yang sama untuk menikmati pembangunan, tuturnya.

Infrastruktur jalan, lanjut Herry akan menjadi target utama ketika berhasil menjadi bupati. Hal ini sebagai satu akses yang dapat mempersingkat jarak antara kota dan kampung. Diikuti perumahan rakyat, karena masih banyak warga pinggiran kota dan kampung yang tidak memiliki rumah layak huni namun masih bertahan dengan situasi yang sama. Selanjutnya, memastikan petani beras Merauke tidak berteriak persoalan over produksi dengan membangun kerjasama dengan kabupaten lain dalam pemasaran.

Ia mengatakan PDI Perjuangan sebagai partai yang konsisten untuk memperjuangkan hak-hak rakyat tergambar dengan dilantiknya Wempi Wetipo sebagia Wakil Menteri PUPR.

Ini merupakan harapan ketika kader PDIP dipilih masyarakat Merauke sebagai bupati, maka bisa dipastikan pembangunan infrastuktur jalan di daerah yang menjadi tanggung jawab pemerintah pusat seperti di Jagebob 13, Okaba-Ngguti dan ruas jalan lainnya dapat didorong untuk diwujudkan.

“Saya kira ini momen berharga bagi kita di Merauke, ketika seorang PDI Perjuangan dinobatkan sebagai wakil menteri PUPR. Dan ketika mempercayakan kepada kami sebagai bupati, ini akan memudahkan komunikasi kita untuk mendorong program-program yang sangat dibutuhkan,” jelasnya.

Terakhir, ia mengajak segenap masyarakat, belajar dari banyaknya pengelaman dari Pilkada ke Pilkada, rakyat tentu punya kemampuan memilih siapa calon bupati dan wakil yang pantas dipilih.

Anda mungkin juga berminat