Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Maikel Kambuaya di Tahan KPK, Begini Langkah Kuasa Hukum

0 938

Jayapura, TN – Resmi ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Mantan Kadis PU Papua, Maikel Kambuaya rupanya tidak akan melakukan  upaya permohonan penangguhan penahanan.

“Tadi setelah saya berkoordinasi dengan MK, yang bersangkutan mengaku akan mengikuti seluruh proses hukum dan tidak berpikir untuk melakukan upaya lain,” kata Kuasa Hukum, Yance Salambauw kepada Teropong News, Senin (1/7) malam.

Kata Yance, kliennya justru menyarankan agar kasus ini segera selesai dan dapat terkuak siapa sesungguhnya yang harus bertanggung jawab terhadap dugaan tindak pidana yang disangkatan kepadanya.

“Klien kami menghormati proses hukum yang sedang berjalan, dan berharap kasus ini segera masuk ke tahapan penuntutan dan segera di sidangkan,” kata Yance.

Kasus yang terkuak sejak Januari 2017 ini, menurut Yance terkait dengan dugaan tindak pidana pembangunan Jalan Kemiri Depapre yang bersumber dari APBD Papua tahun 2015 lalu. Ia mengatakan, dalam kasus ini sendiri terdapat satu tersangka lainnya, David Manibui yang telah di tahan oleh KPK pada Jumat lalu

Dilansir Detik, terkait kasus tersebut, KPK telah menetapkan dua orang tersangka. Kedua tersangka tersebut yakni Kadis Pekerjaan Umum (Kadis PU) Papua, Maikel Kambuaya serta Komisaris PT Bintuny Energy Persada (PT BEP) David Manibui. Keduanya diduga melakukan mark up dari proses kontrak antara PT BEP dengan Mikael Kambuaya. Dimana, sekira 10 hingga 15 persen dari keuntungan proyek jalan di Papua ini masuk ke kantong pribadi pejabat di Papua.

KPK menyebut telah telah menerima hasil penghitungan kerugian keuangan negara dalam kasus ini. Berdasarkan hasil penghitungan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), kerugian negara dalam kasus ini mencapai Rp40,9 miliar.

“Minggu lalu, KPK juga telah menerima perhitungan kerugian keuangan negara dari BPK-RI untuk perkara ini. Diduga negara dirugikan Rp40,9 milar,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah.

Anda mungkin juga berminat