Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Mahasiswa Di Sorong Ditemukan Tewas Penuh Luka

0 12.859

Sorong, TN – Seorang pria bernama Junaidi Manuama ditemukan tewas di jalan pulau Kofiau yapis, kelurahan klasuur, kota sorong, Jumat (01/11) sekitar pukul 22.40 WIT. Junaidi ditemukan oleh warga dengan kondisi tergeletak penuh luka sabetan senjata tajam ditubuhnya.

Junaidi atau akrab disapa farita diketahui merupakan warga jalan Sawo, Komplek Navigasi, klademak II, kota Sorong dan berstatus sebagai mahasiswa di salah satu kampus di kota Sorong.

“Diduga korban meninggal karena dianiaya, karena terdapat luka robek di lengan kiri dan di bahu atas, serta luka di bawah telinga kiri, diatas kepala, dada sebelah kiri, bahu kanan, dan luka tangan kanan ditubuh korban. Saat ini korban sudah dibawa di RSUD Sorong,”jelas  Kanit Reskrim Polsek Sorong Barat, Ipda P. Maniagasi, S.H, Sabtu (02/11).

Sementara untuk pelaku, pihaknya masih melakukan pengejaran dan tengah mengumpulkan bukti-bukti dan sejumlah keterangan dari saksi-saksi.

“Dari keterangan saksi-saksi Korban terakhir kali bersama rekannya Noval, Josua,Gilbert, dan Resno dari kompleks Navigasi, klademak II menuju tembok berlin dengan menggunakan sepeda motor. Korban berboncengan dengan Yosua menggunakan honda CBR warna putih, sedangkan Resno,Gilbert, dan Noval  berbonceng tiga menggunakan motor honda beat hitam,”kata Maniagasi.

Sesampainya di depan pelabuhan perikanan pelaku, Lanjut Maniagassi,  seorang pria yang diduga pelaku menggunakan motor mio GT warna silver dan seorang perempuan menggunakan motor honda beat hitam membuntuti korban dan rekannya.

Kedua pelaku membuntuti korban hingga ke halte Doom. Selanjutnya wanita tersebut terlibat adu mulut dengan korban dan rekan korban. Melihat hal tersebut,  pelaku pria tidak terima dan terjadilah perkelahian antara korban dan pelaku. Namun akhirnya pelaku kabur dan pada saat bersamaan Gilber, Noval, dan Resno juga turut kabur.

Korban dan Yosua akhirnya kembali berboncengan dan sesampainya di depan warung makan yogyakarta tembok berlin, pelaku datang kembali dan menendang motor korban. Korban dan pelaku kemudian terlibat aksi kejaran-kejaran dan pada saat di depan Hotel Waigo pelaku menendang kembali motor korban.

“Namun saat Yosua tiba di depan kompleks yapis menuju pertigaan jalan raja ampat, kampung baru, ia menoleh kebelakang dan tidak melihat korban yang  ia bonceng. Diduga korban lompat dari atas motor kemudian pelaku menganiaya korban dengan menggunakan senjata tajam,”pungkasnya.

Anda mungkin juga berminat