Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Lebang : Perguruan Tinggi Yang Anut Azas Kebenaran Ilmiah Harus Dihargai

0 48

Manokwari,TN- Penyampaian aspirasi mahasiswa Unipa di Manokwari, merupakan simbol intelektual kampus dan sikap pimpinan universitas saat ini adalah melaksanakan visi misinya dengan tata kelola yang lebih baik sehingga semua unsur yang ada didalam kampus tanpa terkecuali termasuk alumni wajib mendukung semua program yang direncanakan sebagai wujud mutu dan jati diri kampus Unipa termasuk jati diri bangsa serta menjadi bahan evaluasi bersama.

Untuk itu aksi mahasiswa yang menuntut agar meninjau kembali keputusan Senat Universitas Papua yang menaikkan biaya SPP agar lebih transparan adalah hal wajar dan disikapi bijak pihak kampus dalam hal ini Rektor Unipa dengan menerima aspirasi Forum mahasiswa peduli kampus Unipa yang tentunya akan ditinjau dan dikaji kembali dengan aturan yang berlaku, dengan kesepakatan aktivitas kampus tetap berjalan ditandai dengan pembukaan palang di seluruh areal kampus Unipa yang berjalan tertib dan lancar disaksikan langsung oleh para alumni.

Sekretaris DPP IKA Unipa, Yohanes Ada’ Lebang, mengatakan, bahwa perguruan tinggi yang menganut azas kebenaran ilmiah harus dihargai baik oleh Pimpinan Universitas maupun mahasiswa dengan berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat.

Dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan civitas akademika yang inovatif, responsif, kreatif, terampil, berdaya saing, dan kooperatif melalui pelaksanaan Tridharma.

Dengan tujuan berkembangnya potensi mahasiswa agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, terampil, kompeten, dan berbudaya untuk kepentingan bangsa maupun dihasilkannya lulusan yang menguasai cabang Ilmu Pengetahuan dan/atau Teknologi untuk memenuhi kepentingan nasional dan peningkatan daya saing bangsa sesuai amanah Undang-undang Republik Indonesia Nomor 12 tahun 2012 Tentang Pendidikan Tinggi.

“Sangat jelas bahwa pendidikan menjadi tanggungjawab pemerintah sampai tingkat kabupaten/kota , terlebih dengan adanya undang undang otonomi khusus yang berlaku sehingga Orang Asli Papua secara khusus harus mendapatkan perlakuan khusus disamping mahasiswa lainnya yang ada. Oleh sebab itu Pimpinan Universitas diharapkan mampu membangun kemitraan yang semuanya diarahkan untuk memberikan pelayanan terbaik dan pemberdayaan rakyat khususnya mahasiswa,” tulis Sekretaris DPP IKA Unipa, Yohanes Ada Lebang melalui press releasenya yang diterima teropongnews.com, Kamis (31/1).

Lanjut lebang, pedoman tata kelola dengan transparansi dan dukungan maksimal tanpa ada gerbong dan tembok pemisah kampus Unipa menuju kejayaan yang terukir indah seperti yang telah dirasakan para alumni saat ini dapat terwujud.

“Dulu ada calon mahasiswa Jawa tembak langsung (JTL) datang kuliah di Faperta Uncen (saat ini Unipa) dengan kondisi dan keterbatasan yang sangat berbeda tetapi karena hanya keharuman nama Unipa saja,” kenang Lebang.

Semoga dengan kejadian ini semua pihak membuka diri baik pimpinan Universitas, Civitas akademika (dosen dan mahasiswa) maupun alumni dan berpositif pikir tanpa mudah terprokasi, kembali bersama dalam gerak sesuai visi dan misi Unipa dengan motto “Ilmu Untuk Kemanusiaan” menuju perubahan dan kejayaan Kampus Unipa yang kita cintai untuk sumberdaya manusia Papua yang berdaya saing demi pembangunan tanah Papua, Salam almamater.(*)

Anda mungkin juga berminat