Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Lakukan Pelanggaran Kampanye, Betaubun Diperiksa Gakumdu Maluku

0 32

Ambon, TN – Anggota DPR RI asal Partai Golkar, Edison Betaubun diperiksa oleh Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Provinsi Maluku, pekan lalu.

Edison diduga, telah melanggar aturan kampanye lantaran melakukan pertemuan dengan sejumlah kepala desa dan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) di Ambon, Jumat (4/1) lalu.

Salah satu staf Gakumdu, Astuti Usman Marasabessy mengaku, terdapat beberapa unsur yang diduga dilanggar oleh Edison Betaubun menyangkut dengan aturan kampanye terkait dengan pasal 390 dan 394 UU nomor 7 tahun 2017 tentang keterlibatan kepala desa, kepala dusun, aparat desa dan juga ASN.

Edison mulai diperiksa intens sejak 10.30 Wit dan berakhir pada pukul 13.00 Wit. Dalam pemeriksaan itu, yang bersangkutan (Edison) dicecar dengan 50 pertanyaan.

“Sesuai keterangan yang disampaikan Esison itu adalah reses, bukan kampanye. menyangkut dengan aturan kampanye terkait dengan pasal 390 dan 394 UU nomor 7 tahun 2017 tentang keterlibatan kepala desa, kepala dusun, aparat desa dan juga ASN,” ujar Astuti kepada wartawan di Sentra Gakkumdu, Jalan Cut Nyak Dien, Karang Panjang Ambon, Rabu (13/2).

Pihak Gakkumdu akan melakukan proses lanjutan dengan meminta keterangan tambahan dari pihak lainnya yang ikut dalam pertemuan tersebut.
Hingga kini, kata dia, pihak Gakkumdu belum bisa memastikan bahwa itu merupakan pelanggaran pidana dan etika.

Karena masih dalam proses meminta keterangan serta klarifikasi dari sejumlah orang yang terlibat.

“Proses ini masih dilakukan terkait dengan proses pengkajian dengan meminta keterangan untuk memenuhi segala keterpenuhan unsur-unsur yang ada dalam penanganan pelanggaran,” kata Astuti.

Sementara itu, Edison Betaubun yang dikonfirmasi mengatakan, kedatangannya ke Sentra Gakkumdu tersebut untuk memenuhi undangan untuk menyampaikan klarifikasi.

“Subtansinya saya tidak tahu, silahkan tanya saja ke mereka (Gakumdu), tanyakan saja dari Bawaslu. Prosesnya sudah selesai,” tandas Betaubun.(*)

Anda mungkin juga berminat