Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Kuasa Hukum PN Desak Polisi Tangkap 5 Orang Terduga Pengerusakan Yang Sudah Ada Dalam Laporan

0 394

Sorong, TN-Fernando Ginuni, S.H, Kuasa Hukum dari Petrus Nauw (PN), menilai Polisi lamban dalam menangani kasus kliennya, yang menjadi korban kasus dugaan pengerusakan dan penganiayaan oleh sekelompok orang pada 23 Mei 2019 lalu. Ia pun minta pihak Polres Sorong Kota agar segera menangkap 5 orang terduga yang nama-namanya sudah ada di dalam Laporan Polisi.

“Pihak Polres Srong Kota dalam hal ini Reskrim sangat lambat dalam menangani perkara klien saya yang adalah pejabat negara yakni selaku anggota DPRD Kota Sorong, karena mereka belum memanggil terduga pelaku dalam kasus yang menimpa kliennya,” ujarnya saat ditemui di Mapolres Sorong Kota, Jumat (5/7).

Menurut Nando, kliennya sudah membeberkan para oknum yang terlibat dalam kasus tersebut, kepada pihak Kepolisiaan, saat memberikan keterangan kepada penyidik Polres Sorong Kota beberapa waktu lalu.

Namun menurutnya, berdasarkan laporan kliennya, Polisi sudah mengantongi 5 nama terduga pelaku pengerusakan dan penganiayaan terhadap kliennya.

“Polisi sudah mengantongi nama-nama terduga pelaku, SPDP sudah dikeluarkan mengapa sampai saat ini terduga pelaku belum juga dipanggil untuk diperiksa. Padahal saksi korban sudah memberi keterangan dengan menyerahkan barang bukti serta menyebutkan siapa saja yang menjadi terduga pelaku pengrusakan terhadap rumahnya,” terang Nando Ginuni.

Dikatakan, kliennya yang adalah anggota DPRD Kota Sorong aktif ini mempertanyakan kejelasan dari kasusnya yang sudah berlalu selama sebulan lebih ini. Pihaknya mengancam akan melaporkan kasus tersebut ke Polda Papua Barat.

Anda mungkin juga berminat