Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Kuasa Hukum Keluarga Alm. Indra Wijaya Bantah Penembakan Sesuai SOP

0 3.424

Sorong, TN – Kuasa Hukum keluarga Alm. Indra Wijaya Taran, Yosep Titirlobi, S.H membantah statemen yang dikeluarkan oleh Kapolda Papua Barat, Brgjen Rudolf A. Rodja bahwa penembakan yang dilakukan oleh Kasat Narkoba Polres Sorong terhadap Indra Wijaya sudah sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP)

“Saya dan tim membantah apa yang dinyatakan Kapolda Papua Barat bahwa korban ditembak sudah sesuai dengan SOP. Mengingat, keluarga Almarhum sendiri juga sudah melakukan investigasi bahwa Indra ditembak dari belakang dan berdasarkan bukti yang ada, Indra terjatuh baru ditembak,”beber Yosep,Rabu (13/02).

Dikatakan Yosep, semestinya Kasat Narkoba Polres Sorong beserta Timnya tidak melakukan penembakan. Karena menurutnya, pada saat kejadian Indra sudah dikepung oleh kepolisian dan semestinya Indra hanya ditangkap tanpa harus dilakukan penembakan.

“Kami sendiri mendukung kepolisian dalam memberantas Narkoba, tetapi bukan berarti dalam memberantas Narkoba itu harus keluar dari Undang-undang yang berlaku, khusunya HAM. Ini kan pelanggaran HAM berat,”ucapnya.

Yosep juga sangat menyayangkan pihak kepolisian, dimana pada saat Indra dilarikan ke Rumah sakit Mutiara usai ditembak, pihak kepolisian tidak mengizinkan keluarga untuk melihat Indra dengan alasan bahwa Indra sedang menjalani operasi pengangkatan peluru.

“Namun berdasarkan surat yang dikeluarkan oleh dokter, mengatakan bahwa Indra tidak menjalani operasi ,”ungkap Yosep.

Ditambahkan Yosep, jika Kapolda Papua Barat tidak mampu dalam mengusut tuntas kasus tersebut, maka pihaknya akan menyurat ke Mabes Polri.

“Kalau Kapolda tidak becus dalam mengusut tuntas kasus ini, kami LBH Gerimis akan menyurat ke Mabes Polri untuk meminta Kapolda diganti saja,”pungkasnya.

Anda mungkin juga berminat