Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Kuasa Hukum Anggap Tuntutan Terhadap Noval Ajuan Sudah Sesuai

0 347

Sorong, TN – Kuasa Hukum terdakwa Noval Ajuan, Yosep Titirloloby S.H menganggap tuntutan yang diberikan jaksa Penuntut Umum terhadap kliennya sudah sesuai.

Sebelumnya, terdakwa perkara penganiayaan anak di bawah umur, Noval Ajuan dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Sorong dengan hukuman 4 bulan penjara dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Sorong, Rabu (26/7).

Menurut Yosep, tuntutan yang diberikan oleh jaksa kepada kliennya itu sudah dipertimbangkan dengan matang berdasarkan fakta dan data yang ada.

“Jaksa memberikan tuntutan 4 bulan penjara itu berdasarkan bukti-bukti yang ada. Hasil visum dokter pun mengatakan bahwa anak tersebut tidak terdapat luka ataupun cedera,”ujar Yosep h kepada Teropongnews.com, Jumat (28/06).

Yoseph membeberkan, dalam fakta persidangan pihak korban juga bersalah karena sudah mengganggu kenyamanan di area tersebut. Dimana korban memblayer gas motor dengan sangat kencang di dekat sekolah yang juga berdekatan dengan rumah terdakwa.

“Perlu diketahui, dalam fakta persidangan korban juga melanggar karena tidak memiiki SIM dan tidak mengenakan helm, serta menggunakan knalpot racing pada kendaraannya sehingga menyebabkan suara bising,”ucap Yoseph.

Yoseph menambahkan, bahkan dalam putusan tersebut, kliennya juga merasa dirugikan. Sebab, saat berada dalam Lapas , ayah korban menyuruh kerabatnya yang bekerja di Lapas Manokwari kemudian menghubungi Sipir Lapas Sorong untuk menganiaya kliennya.

“Sebenarnya kami ingin mengambil langkah hukum, tetapi tidak kami lakukan. Klien kami mengatakan bahwa biarlah proses hukum itu berjalan, ia  tidak ingin membesarkan kasus tersebut,”katanya.

Direktur LBH Gerimisi itu juga sesalkan statemen  yang beberapa dikeluarkan oleh Kuasa Hukum korban, Hasan Lessy dan Ikbal Muhidin, yang mengatakann bahwa tuntutan tersebut tidak adil dan terkesan menggiring opini.

“Ini sangat lucu, selama proses persidangan mereka (kuasa hukum) kemana? Seharusnya mereka itu membantu Jaksa selama proses persidangan. Ini malah jarang hadir,”terang Yoseph

Jika merasa keberatan, lanjut Yoseph, kuasa hukum dapat mengambil langkah hukum lainnya seperti mengajukan banding ke pengadilan tinggi.

Anda mungkin juga berminat