Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Krisis Air Bersih Akibat Musim Kemarau, Warga Jeneponto Mulai Khawatir

0 99

Makassar, TN – Warga di sejumlah desa di beberapa kecamatan, di Kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan mulai khawatir, lantaran pasokan air bersih yang mulai berkurang, sebagai akibat dari kemarau panjang yang melanda kabupaten setempat.

Sri (40), seorang warga Kampung Embo, Desa Turatea, Kecamatan Tamalatea mengaku, sudah beberapa Minggu belakangan ini, warga sangta sulit mendapatkan pasokan air bersih.

“Bahkan daerah-daerah yang biasanya kami (warga) bisa mendapatkan pasokan air dengan volume yang besar, sudah tidak lagi. Mungkin ini akibat dari kemarau panjang,” kata Sri saat dihubungi Teropongnews.com, dari Makassar, Minggu (15/9).

Menurut dia, jika kondisi ini terus seperti ini, maka dirinya khawatir akan membuat warga mengkonsumsi air yang tidak layak dikonsumsi. “Kami meminta pemerintah unuk bisa melihat persoalan ini. Saat ini yang kami butuhkan adalah penyaluran air bersih,” kata dia.

Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jeneponto, Musmulyadi mengatakan, pihaknya akan membantu masyarakat yang mengalami kekurangan air bersih, dengan cara menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah desa di beberapa Kecamatan di Jeneponto. Dikatakan, Sabtu (14/9) kemarin, pihaknya telah menyalurkan air bersih di dua kecamatan. “Jadi krisis air bersih ini terjadi hampir di seluruh kecamatan di Kabupaten Jeneponto,” katanya.

Dia mengaku, penyaluran air bersih ke masyarakat sudah menjadi agenda rutin pihaknya, jika musim kemarau datang. “Sejak 15 Agustus 2019, BPBD Jeneponto sudah mulai menanggulangi bencana kekeringan dengan melakukan distribusi air bersih ke masyarakat tiap hari,” tandas dia.

Anda mungkin juga berminat