Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Konfercab ke XI PMII Kota Sorong Menyisakan Gugatan

0 272

Sorong, TN – Konferensi Cabang ke XI PMII Sorong Kota Sorong yang berlangsung pada awal Oktober 2019 lalu, menyisakan masalah. Salah satu kandidat ketua dalam kegiatan tahunan ini, akan mengajukan gugatan ke Pengurus Besar PMII, menyusul dugaan kecurangan dalam penetapan ketua.

Menurut Muhamat Boinauw, salah seorang kandidat ketua, dugaan kecurangan ini dilakukan oleh Steering Committee konferensi. Kepada teropongnews Muhamat menjelaskan, saat pendaftaran calon ketua, Badan Pekerja Konfercab (BPK) yang diketuai Yogo Eri Sadewo ini hanya mencatat nama Muhamat Boinauw dan Ain Gazam.

“Sejak dibuka pendaftaran hingga ditutup, kandidat ketua yang masuk dan dicatat BPK hanya ada dua orang. Saya sendiri dan Ain Gazam,” kata Muhamat.

Anehnya, ketika pleno penetapan ketua, yang terpilih adalah nama Jufran Rumadaul, mahasiswa Fakultas Pendidikan UMS. Padahal yang bersangkutan tidak terdaftar di BPK sebagai kandidat. “Ini kan aneh. Saya melihat ada kecurangan yang terjadi karena hasil konfercab menetapkan sahabat Jufran sebagai formatur terpilih. Sedangkan ia tidak terdaftar. Ini tidak bisa dibiarkan. Saya minta PB PMII harus menyelesaikan persoalan ini,” urai Muhamat.

Konfercab PMII Kota Sorong yang dilaksanakan pada 6 Oktober hingga 11 Oktober ini, diikuti oleh komisariat Bukit Zaitun Sorong, Universitas Muhammadiyah Sorong, STAIN. Selain itu juga ada rayon sosial dan rayon exacta dari UMS.

Dari dugaan kecurangan yang terjadi, yang akan menggugat ke PB PMII adalah kandidat ketua, ketua rayon sosial dan komisariat Bukit Zaitun.

“Kami sudah bersepakat untuk menolak hasil konfercab, dan akan melayangkan surat gugatan kepada PB PMII,” pungkasnya.  **

Anda mungkin juga berminat