Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Komplotan Pencuri Sapi Yang Diduga Libatkan Oknum Anggota Itu Berbagi Peran, Ini Tugasnya

0 6.577

Aimas, TN – Komplotan pencuri sapi yang meresahkan warga Kabupaten Sorong dan telah diringkus polisi, memiliki peran yang berbeda. Ada yang bertugas mencari sasaran dan melumpuhkan, ada yang bertugas menggorok dan memotong daging, ada juga yang berperan membawa mobil untuk membawa hasil curian ke Pasar Remu.

Informasi yang disampaikan pembaca TeropongNews.Com, yang berperan mencari mangsa dan melumpuhkan, diduga adalah oknum anggota berpangkat Sertu. Dengan menggunakan sepeda motor, oknum ini mencari sasaran sapi yang bisa dieksekusi. Entah apa senjata yang digunakan, sapi itu dibuat lumpuh.

Tugas masing-masing komplotan itu diungkapkan para tersangka yang saat ini sudah meringkuk di sel Polres Sorong. Saat itu, oknum tersebut berangkat dari Katapop menuju SP3, untuk melumpuhkan sapi milik Sutramihaji, warga Makbusun Distrik Mayamuk. Selesai melaksanakan tugasnya di TKP, dia kembali ke Katapop untuk mengambil mobil dan mengajak SA mengambil sapi yang sudah menjadi bangkai.

Dari TKP, keduanya membawa bangkai sapi itu ke rumah Amb untuk digorok yang dikuliti. Di rumah itu sudah ada Sil dan An, yang kemudian bersama-sama mengeksekusi sapi. Setelah pekerjaan itu, Mar bertugas membawa mobil berangkat ke pasar untuk menjual hasil kejahatannya ke penadah.

Ketika berangkat ke pasar, komplotan tersebut berhenti di sungai samping PLTG jalan Train. Tujuannya, membuang kulit dan isi perut sapi. Setelah itu, mereka melanjutkan perjalanan melewati jalan kontainer. Celakanya, diujung jalan itu mereka diberhentikan anggota patroli Polres Sorong.

Perjalanan mereka yang sempat tersendat di KM 19 itu, rupanya cepat menyebar ke para penjual daging di Pasar Remu. Akibatnya, mereka yang biasanya dengan mudah menjual hasil curiannya karena harganya yang murah, saat itu tidak ada yang berani membeli. Praktis mereka harus banting harga dan berpindah pasar untuk menjual daging itu.

Diringkusnya komplotan itu, menjadi pintu masuk polisi untuk mengungkap komplotan lainnya. Maka, terungkaplah kelompok Ed, Sng dan Roh. Dari kelompok ini, mereka juga menyebut dugaan keterlibatan oknum anggota itu dalam menjalankan aksinya di 2 TKP, yakni di Majaran dan Modan. Jika kelompok Mar menggunakan mobil pick up untuk mengevakuasi hasil kejahatannya, kelompok Ed menggunakan truk. Kedua mobil itu, saat ini sudah diamankankan di Polres Sorong sebagai barang bukti.

“Karena dalam sekali eksekusi, kelompok Ed ini menggorok dua ekor sapi sekaligus,” tandasnya.

Anda mungkin juga berminat