Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Ketua HIMAMSI: Mahasiswa Papua Jangan Terprovokasi

0 101

Aimas, TN – Para mahasiswa Papua dan Papua Barat yang saat ini tengah menempuh studi di kampus yang ada di luar pulau Papua, dihimbau tetap tenang, fokus pada studinya dan tidak terprovokasi seruan untuk pulang kampung.

Pernyataan ini disampaikan Ones Paa, Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Himpunan Mahasiswa Moi se-Indonesia (Himamsi) menyikapi maraknya isu eksodus mahasiswa Papua dan Papua Barat, menyusul insiden mahasiswa Papua di Surabaya, beberapa waktu lalu.

“Adanya berbagai statement itu, sangat meresahkan teman-teman mahasiswa Papua dan Papua Barat, khususnya anak-anak Moi dari Kabupaten Sorong yang sedang menempuh studi di luar Papua. Sementara mereka ini masih ingin kuliah, menyelesaikan studinya,” kata Ones Paa, kepada Teropongnews.com, Sabtu (7/9/2019).

Ones mengaku sudah menyampaikan seruan itu kepada mahasiswa yang ada di pulau Jawa, khususnya yang ada di Surabaya. “Saya sudah koordinasi dengan mereka, dan saya sampaikan agar tetap tenang, fokus pada tujuan untuk belajar,” katanya.

Menurutnya, ada 200 orang lebih mahasiswa Papua yang ada di Surabaya. Untuk meyakinkan mereka akan situasi yang sudah kondusif ini, Ones berharap pemerintah daerah segera turun tangan ke kota-kota yang menjadi basis mahasiswa Papua dan Papua Barat menempuh studi.

“Pemerintah agar segera mengambil tindakan, karena ini merupakan hal yang sangat penting. Supaya teman-teman mahasiswa yang ada di Pulau Jawa, jangan terprovolasi isu-isu yang beredar, dan tetap semangat untuk belajar, menuntut ilmu di tanah Jawa,” tandas Ones.

Isu ini secara psikologis menggangu, yang berdampak pada tidak fokusnya para mahasiswa untuk belajar. “Harapan saya, di Sorong Raya ini kan ada beberapa kabupaten, Kota dan Kabupaten Sorong, Tambrauw, Maybrat dan Sorsel. Masing-masing memiliki asrama mahasiswa di sana. Kalau bisa, pemda untuk bisa secepatnya pergi ke kota tepat studi masing-masing, untuk beri pemahaman kepada mahasiswa di sana, agar tidak terprovokasi dan tetap bisa belajar dengan baik,” urainya. *

Anda mungkin juga berminat