Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Ketua Dewan Pers Sebut Pemilu 2019 Adalah Pemilu Paling Rumit Di Dunia

0 37

Bogor,TN – Ketua Dewan Pers, Yoseph Adi Prasetyo menyebutkan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 merupakan Pemilu yang paling rumit di dunia saat ini. Baik dari sisi wilayah, geografi, maupun teknis penyelenggaraan.

“Pemilu 2019 ini barangkali juga adalah Pemilu paling rumit di dunia saat ini. Baik dari sisi wilayah, geografi, maupun teknis penyelenggaraan. Dengan jumlah pemilih yang mencapai angka 192.828.520 yang tersebar di sekitar 17.500 pulau belum lagi warga yang sedang berada di luar negeri,”kata Yosep Adi Prasetyo saat menghadiri kegiatan peningkatan pemahaman hak kontitusional bagi Wartawan se-Indonesia di Pusdik Pancasila dan Konstitusi Bogor, Senin (22/04).

Ditambah lagi, Kata Yoseph, 3 wilayah waktu yang berbeda dan 2.593 varian kertas suara (1 varian untuk Pilpres, 34 carian untuk DPD, 8 varian untuk DPR RI, 272 varian untuk DPR Propinsi, 2.206 varian untuk DPR Kabupaten/Kota) adalah sangat ambisius mencoba menyelesaikan Pemilu serentak hanya dalam waktu setengah hari. Tepatnya hanya dalam waktu 6 jam pencoblosan saja.

“Kita tahu bahwa proses pencoblosan sudah selesai dilaksanakan 17 April lalu, namun proses Pemilu sama sekali belum selesai. Proses perhitungan kini sedang berlangung. Mungkin di sejumlah tempat bakal ada proses pencoblosan ulang,”tutur Yoseph.

Sementara KPU baru akan mengumumkan hasil perhitungan final nanti pada 22 Mei. Namun kini ada sejumlah peserta dan kontestan bersama suporternya merasa pihaknya sudah menjadi pemenang. Pemilu adalah hal yang penting bagi demokrasi.

Pemilu demokratis pada hakekatnya adalah perebutan kekuasaan yang dilakukan dengan regulasi, norma dan etika sehingga sirkulasi elit atau pergantian kekuasaan secara periodik dapat dilakukan secara damai dan beradab. Pemilu adalah sebuah proses pergantian dan sirkulasi elit secara kompetitif dan legal.

“Apa yang bisa dilakukan pers dalam situasi saat ini? Saya perlu mengingatkan kembali bahwa peran dan fungsi pers ada 2 hal. Pertama, menyebarkan informasi secara faktual, akurat, netral, seimbang, dan adil (fair). Kedua, selalu skeptis dan
menguji kebenaran semua informasi yang didapat. Galam situasi yang ada saat ini, pers jangan justru menggelorakan potensi konflik yang ada,”terangnya.

Anda mungkin juga berminat