Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Kelurahan Sapordanco Ditetapkan Sebagai Desa Sadar Kerukunan 2019

0 57

Waisai, TN – Kantor Wilayah Kementerian Agama provinsi Papua Barat menetapkan kelurahan Sapordanco, Distrik kota Waisai, kabupaten Raja Ampat Papua Barat, sebagai Desa Sadar Kerukunan tahun 2019. Hal ini ditetapkan melalui acara pencanangan di Waisai Raja Ampat, Kamis (7/11).

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama provinsi Papua Barat, Sudirman Simanihuruk dalam sambutannya mengatakan, dari 34 provinsi yang telah ditetapkan sebagai desa sadar kerukunan di tahun 2019, untuk Papua Barat terpilih kelurahan Sapordanco kota Waisai sebagai desa sadar kerukunan yang berada di Raja Ampat.

Hal ini karena kelurahan Sapordanco memiliki nilai tertinggi dalam 3 variabel indeks kerukunan; kesetaraan, toleransi dan kerjasama dengan total nilai 80,1. Penetapan ini pun merupakan implementasi dari program Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kemenag Papua Barat, yang berfokus pada penguatan-penguatan pelaksanaan terwujudnya kerukunan di setiap wilayah provinsi Papua Barat.

“Karena hidup harmonis merupakan keinginan kita bersama, sehingga kerukunan diantara kemajemukan itu harus dijaga, karena kemajemukan ini adalah dasar dari negara Indonesia,” ujar Sudirman Simanihuruk.

Mewakili Bupati, Asisten III Bidang Administrasi Umum, Yulianus Mambraku juga menyampaikan bahwa upaya bersama menjaga dan terus menguatkan kerukunan antar umat beragama di Raja Ampat telah dimiliki Raja Ampat yang telah diwariskan secara turun temurun dalam hubungan keluarga dan kekerabatan.

Banyak kampung di Raja Ampat secara umum memiliki tingkat toleransi dan kerukunan yang baik. Makanya tidak heran Raja Ampat sering diklaim adalah miniatur kemajemukan dan keberagaman Indonesia.

“Saya pun sampaikan disini, penetapan desa Sapordanco sebagai desa sadar kerukunan ini merupakan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat untuk menjaga hubungan yang telah ada sejak nenek moyang Raja Ampat, selain tentunya adalah pilot project sebuah desa sadar kerukunan,” jelas Yulianus Mambraku

Kepala Kanwil Kemenag Papua Barat pun menyerahkan bernomor 260 tahun 2019 tanggal 4 November 2019 tentang penetapan desa sadar kerukunan kota /kabupaten induk provinsi Papua Barat tahun 2019 kepada Asisten III Bidang Administrasi Umum yang kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti penetapan desa sadar kerukunan tahun 2019.

Anda mungkin juga berminat