Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Kekosongan Stok Gula Pasir, Bulog Merauke Ajak Masyarakat Bersabar

0 96

Merauke, TN – Kekosongan gula pasir di Gudang Bulog Merauke yang terjadi kurang lebih sepakan ini telah berdampak pada kenaikan harga kepada konsumen dari 12.500 naik menjadi 13.000-15.000 rupiah/Kg.

Terkait ini, pihak Bulog Merauke sudah melakukan pengusulan ke kantor pusat. Masyarakat diajak tidak khawatir karena Bulog Merauke hanya kehabisan stok dan segera dikirim dari pusat untuk Merauke.

“Stok habis kurang lebih berjalan satu minggu ini, sebelunya masih ada stok sisa lebaran sebanyak 41 ton,” jelas Kabulog Sub Drive Merauke, Djabirudin, Rabu (03/07/19) di Merauke.

Lanjut Kabulog, bahwa dari 41 ton gula pasir tersebut sudah dibagi ke kios-kios atau jaringan distribusi pangan pokok yang disebut Rumah Pangan Kita (RPK). RPK adalah outlet ritel pangan pokok milik masyarakat yang dibina oleh Perum BULOG.

“Kita sudah usulkan, kita masih menunggu. Kita tetap pantau prosesnya sampai dimana,” terangnya lagi.

Dijekaskan, harga HET dari Bulog ke pedagang atau RPK senilai Rp 10.000 per Kg dan pedagang atau RPK ke konsumen senilai Rp.12.500 per Kg. Ini khusus gula yang dikeluarkan oleh Bulog, sedangkan yang bukan dari Bulog, Bulog tidak ada kewenangan untuk mengontrol, tetapi kewenangan dari pihak Perdagangan.

“Kalau kita tahu dari kios-kios atau RPK ada yang jual lebih dari 12.500 maka sanksinya tidak berikan lagi,” jelasnya.

Bulog Merauke juga bekerjasama dengan distributor, terhadap mereka dibuatkan pernyataan khusus bagi yang mengorder hingga ratusan ton untuk tetap menjaga HET.

Kepala Himpunan Pedagang Pasar (Hipam) Merauke, H.Ali Syahbana mengharapkan kekosongan gula pasir segera diatasi pihak Bulog. “Dengan begitu, tidak memberikan kesempatan pihak swasta memainkan harga gula di Merauke,” tandasnya.

Anda mungkin juga berminat