Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Kecelakaan Kapal Di Perairan Pantai Sarawa, “Makan” Dua Korban

0 76

Sukabumi, TN- Kecelakaan kapal telah terjadi di Selatan Perairan Pantai Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten.

Kapal Riset Baruna Jaya I diketahui bertabrakan dengan Kapal Nelayan yang berasal dari Pelabuhan Ratu, Sabtu (2/11) sekitar pukul 12.40 WIB.

Kecelakaan kapal tersebut bermula ketika KR Baruna Jaya I sedang melakukan survey di perairan tersebut, kemudian kapal nelayan muncul secara tiba-tiba dari haluan kiri kapal, karena jarak yang sangat dekat akhirnya tabrakan pun tidak bisa dihindari.

3 anak buah kapal (ABK) nelayan tersebut, diamankan dan dievkuasi oleh ABK KR Baruna Jaya I yang milik BPPT.

Koordinasi kemudian dilakukan oleh pihak kapal riset dengan Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta dan menjelaskan mengenai kronoligis kejadian tersebut, bahwa dua ABK kapal nelayan berhasil mereka evakuasi ke dalam kapal sedangkan 1 orang masih dalam pencarian serta mereka butuh intercept terhadap kedua korban untuk dilakukan evakuasi ke darat.

“Kami lakukan koordinasi dengan unsur-unsur yang ada di lokasi untuk selanjutnya kita kirimkan tim rescue Pos SAR Sukabumi untuk melakukan intercept terhadap kedua korban selamat dan langsung dievakuasi ke Rumah sakit terdekat,“ ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Hendra Sudirman, melalui rilis Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta.

Kedua korban ABK kapal nelayan yang selamat atas nama Andi (33) dan Nurdin (44) dari atas KR Baruna Jaya I di sekitar Perairan PLTU Pelabuhan Ratu, kemudian selanjutnya sekitar pukul 21.30 WIB kedua korban tiba di dermaga dan langsung dilakukan evakuasi menuju RSUD Pelabuhan Ratu menggunakan ambulance untuk penanganan lebih lanjut.

Unsur-unsur yang terlibat dalam operasi SAR tersebut adalah Pos SAR Sukabumi, Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, PolAir Sukabumi, BPBD Kab. Sukabumi, Syahbandar Perikanan Palabuhanratu, HNSI Palabuhan ratu, Lifeguard Palabuhanratu, Ambulans RSUD Palabuhanratu, dan Nelayan setempat.

Berdasarkan informasi penyisiran terhadap satu korban kapal nelayan atas nama Amit (50) akan kembali dilanjutkan minggu (3/11) pagi.

Anda mungkin juga berminat