Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Kapolres Sorong Himbau Personil Terus Lakukan Penggalangan Terhadap Tokoh

0 115

Aimas, TN – Demi terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Sorong tetap kondusif terkendali, Kapolres AKBP Dewa Made Sidan Sutrahna S.Ik menghimbau kepada seluruh personil untuk terus menerus melakukan penggalangan dan pendekatan terhadap para tokoh.

Penggalangan dan pendekatan secara terus menerus ini harus dilakukan personil Polres terhadap tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda dan tokoh perempuan serta masyarakat lainnya tentang pentingnya mewujudkan situasi kamtibmas yang aman damai tentram di tanah Papua dan Papua Barat.

“Harus disampaikan pentingnya saling menghargai, menghormati dan saling mengasihi. Berikan pesan-pesan Kamtibmas secara humanis kepada masyarakat, dan juga menghimbau kepada warga masyarakat untuk tidak mudah percaya adanya berita-berita ujaran kebencian dan berita bohong yang ada di lingkungan maupun medsos,” ujar Kapolres.

Himbauan polisi nomor satu di jajaran Polres Sorong ini disampaikan saat apel pagi yang digelar di halaman Mapolres, Senin (9/9/2019). Dalam arahan, Kapolres Sorong menyampaikan bahwa situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Sorong yang terdiri 2 Kabupaten yaitu, Kabupaten Sorong Sorong dan Kabupaten Tambrauw secara umum cukup kondusif pasca aksi demo berujung ricuh di Jayapura, Manokwari maupun di Kota Sorong

Atas terciptanya situasi yang kondusif itu, Kapolres mengucapkan terima kasih kepada seluruh personil Polres Sorong. Sebab, situasi dan kondisi masyarakat di wilayah hukum Polres Sorong yang hingga saat ini aman dan kondusif, tak lepas dari peran serta personil serta seluruh Bhabinkamtibmas yang terus aktif melaksanakan patroli dan silaturohim kepada masyarakat untuk memberikan pesan-pesan kamtibmas.

Menyikapi situasi terakhir terkait aksi eksodus mahasiswa yang kuliah di luar Papua dan Papua Barat, seperti di Jakarta, Jawa, Sulawesi maupun daerah lainnya dan meminta kepada Pemerintah Daerah di pulangkan, menurut Kapolres, ini merupakan provokasi yang di hembuskan oleh kelompok tertentu.

Tujuannya, membuat gerakan seperti kejadian Trisakti serta akan dibenturkan dengan aparat penegakan hukum dalam hal ini Polri. “Kepada rekan-rekan sekalian, harus bisa memahami dan rajin-rajin membaca berita sehingga perkembangan situasi nasional maupun situasi yang ada di wilayah kita bisa di ketahui bersama,” ucap Kapolres

Anda mungkin juga berminat