Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Kapolres Akui Dugaan Oknum Anggota Terlibat Pencurian Sapi, Begini Katanya

0 6.264

Aimas, TN – Kapolres Sorong AKBP Made Sidan Sutrahna S.Ik mengakui dugaan keterlibatan oknum anggota berpangkat Sertu, dalam tindak kriminalitas pencurian sapi milik warga. Penegasan itu disampaikan berdasarkan keterangan 7 tersangka dari warga sipil, yang saat ini sudah meringkuk di sel tahanan.

“Dari hasil keterangan para tersangka, menyatakan demikian. Tapi kami belum ambil keterangan lebih lanjut. Saat ini masih dalam proses pengembangan penyelidikan, dan apabila oknum ini benar-benar terlibat, akan kita serahkan ke institusi yang berwenang, misalnya oknum TNI AD ke Pom AD, atau kalau oknum AL ke Pomal,” kata Kapolres, saat konferensi pers pengungkapan pencuri  hewan ternak di teras Gedung Utama Mapolres Sorong, Senin (12/8/2019).

Menurut perwira dengan dua melati di pundak ini, institusinya akan bekerja maksimal untuk mengungkap siapa saja yang terlibat, apa perannya, sehingga aksi kejahatan yang meresahkan masyarakat di wilayah hukum Polres Sorong ini menjadi jelas dan terang.

“Saya sudah perintahkan ke rekan-rekan Reskrim, tolong setiap TKP, pengakuan dari mereka, kita gali dan kita kembangkan. Sehingga kasus ini bisa kita sampaikan ke masyarakat dengan jelas,” kata Kapolres.

Informasi yang diterima dari pembaca TeropongNews.Com, dalam menggulung komplotan pencuri ternak warga itu, diduga ada keterlibatan oknum anggota berinisial “A” dengan pangkat Sertu. Hal itu terungkap saat Tim Resmob Polres Sorong menghentikan mobil Suzuki Carry Pick Up warna hitam bermuatan daging sapi, di ujung jalan kontainer KM 19 pada Kamis (8/8/2019) pagi.

Saat polisi menginterogasi penumpang mobil, yakni Mar, Sil, Amb, Sar, dan An, yang saat ini telah ditetapkan menjadi tersangka, ada seseorang yang mendekat dan mengaku sebagai anggota. Saat itu, oknum tersebut menjelaskan bahwa daging yang dibawa itu hasil buruan sapi liar di kawasan Petrogas.

Sementara dari keterangan tersangka setelah ditangkap dan diperiksa penyidik, mereka mengakui keterlibatan oknum anggota tersebut dan menyebut perannya. Menurut mereka, dari puluhan kali menggorok sapi warga, oknum anggota itu yang bertugas mencari dan melumpuhkan buruannya.

Setelah sapi yang diincar dilumpuhkan, oknum ini mencari mobil dan mengajak para tersangka tersebut untuk mengeksekusi di lokasi, atau membawa ke tempat lain yang sepi dan jauh dari pemukiman penduduk..

Untuk sapi milik Sutramihaji, warga Makbusun, Distrik Mayamuk, yang dicuri komplotan ini di SP3, setelah dilumpuh oleh oknum tersebut, kemudian di bawa ke rumah Amb, salah seorang tersangka, untuk dipotong-potong dan dijual ke HS, salah seorang penjual daging sapi di Pasar Bersama. Saat ini HS menjadi buronan Polres Sorong, karena sudah kabur sebelum diciduk.

Dugaan keterlibatan oknum anggota berpangkat Sertu itu juga diakui komplotan pencuri dari kelompok Ed, Sng, Roh. Dari dua kali aksi yang dilakukan Ed, oknum tersebut terlibat. Begitu juga dari 1 kali aksi yang dilakukan Sng dan Roh. Dari kejahatan yang itu, mereka mendapatkan bagian Rp 500 ribu.

Sementara informasi yang diterima TeropongNews dari Den Pomal, membenarkan adanya oknum anggota berpangkat Sertu yang saat ini sedang menjalani pemeriksaan karena kasus pencurian sapi. “Sudah di periksa sama penyidik,” katanya.

Anda mungkin juga berminat