Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Kapolda Papua Barat Ajak Masyarakat Papua Jaga Kamtibmas

0 107

Manokwari,TN- Ribuan masyarakat asli papua menggelar aksi demo di Manokwari, Papua Barat Senin (19/8) pasca dugaan pelanggaran terhadap mahasiswa Papua di Surabaya, Provinsi Jawa Timur, Sabtu (17/8) pekan lalu.

Aksi demo masyarakat papua ini dipicu dari pernyataan yang mengandung rasis dan radikalisme “Orang Papua Monyet” yang disampaikan oknum aparat dan ormas kepada mahasiswa Papua di Asrama Jl Kalasan, Kota Sorong Surabaya segera ditarik. Kemudian pernyataan Wakil Wali Kota Malang yang mengusir Mahasiswa dan orang papua di Malang dan sekitarnnya segera dicabut.

Menyikapi pernyataan sikap mahasiswa dan masyarakat Papua itu, Wakil Gubernur Papua Barat, Mohammad Lakotani,S.H.,M.Si mengatakan, pihaknya siap meindaklanjuti dengan berkoordinasi bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk dapat menyelesaikan persoalan ini.

“Kami telah melakukan koordinasi dengan Ibu Gubernur Jawa Timur, Khofifa Indra Parawansa untuk menjamin mahasiswa papua di wilayah pemerintahan, kemudian menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat papua” kata Wagub, Mohammad Lakotani.

Selain itu, pihaknya akan menyampaikan aspirasi masyarakat papua ini kepada Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dalam waktu dekat.

Sementara Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol Drs Herry Rudolf Nahak,M.Si mengajak semua komponen masyarakat supaya tenang untuk menjaga kamtimbas Manokwari kembali aman dan kondusif.

“Saya berharap setelah pembicaraan tadi dengan Pak Wagub semua komponen massa yang turun ke jalan sudah bisa tenang, kemudian kami menindaklanjuti follow up dari aspirasi yang disampaikan” kata Kapolda Papua Barat.

Aksi demo yang berjalan selama 8 ini, massa aksi merusak sejumlah fasilitas Negara yakni, gedung kantor DPR Papua Barat, fasilitasi umum disepanjang jalan Trikora Wosi, Jl Jenderal Sudirman , Jl Yos Sudarso, Jl Merdeka hingga Jl Siliwangi.(*)

Anda mungkin juga berminat