Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Sempat Palang Kantor Dispora, Ini Penjelasan Kadis Soal Aksi Protes IPAR

0 55

Waisai, TN – Insiden unjuk rasa dan pemalangan kantor Dinas Pemuda dan Olahraga kabupaten Raja Ampat oleh sekelompok massa yang mengaku dari Ikatan Pengusaha Asli Raja Ampat (IPAR) terjadi, Senin (17/6) siang.

Ditemui awak media setelah demo dan pemalangan, kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Raja Ampat, Frits Wanson Simanjuntak S.IP menjelaskan bahwa massa yang umumnya merupakan pengusaha dan kontraktor asli Papua, dalam demo tadi siang, mempertanyakan perihal proyek-proyek Pemda kabupaten Raja Ampat pada sejumlah OPD yang menggunakan anggaran otonomi khusus (otsus) kenapa tidak mengakomodir OAP dalam realisasinya.

“Menurut mereka, kami para pimpinan OPD ini bagi-bagi proyek hanya pada orang-orang tertentu saja, padahal kan tidak seperti itu, ada prosedur serta aturan yang telah ditetapkan di ULP. Dimana setiap proyek itu, terdaftar dan dapat diakses secara online. Kalau sembarangan atau sesuka hati kepala dinas, tentunya akan jadi temuan,” jelas Kadispora

Mengenai anggaran Otsus yang ada di Dispora Raja Ampat, dijelaskannya bahwa hanya dua proyek yang menggunakan dana Otsus, yakni rehab lapangan bola di lima titik Raja Ampat dan pembangunan gedung KONI Raja Ampat yang masing-masing nilainya ratusan juta lebih.

“Mereka maunya dikasih langsung ke mereka. Tadi sempat marah-marah dan akhirnya kantor ini sempat dipalang. Namun tadi kesalahpahaman ini telah diluruskan oleh Sekda dan Bupati. Setelah mediasi, akhirnya mereka memahami hal ini yang intinya harus sesuai prosedur yang ada di Unit Layanan Pelelangan (ULP),” jelas Kadispora.

Anda mungkin juga berminat