Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Juara Turnamen Bupati Cup II Keluhkan Uang Pembinaan Pemain

0 131

Aimas, TN – Tim sepakbola peserta turnamen Bupati Cup II DPD KNPI Kabupaten Sorong, mengeluhkan nominal uang pembinaan yang diberikan kepada para juara, yang dinilai terlalu kecil. Selain tak sebanding dengan nama besar Bupati Sorong yang menjadi label kegiatan, uang pembinaan itu hanya cukup untuk ongkos transportasi dan akomodasi selama mengikuti turnamen.

“DPD KNPI ini kan anggaran besar. Dengan membawa nama besar Bupati Sorong sebagai label turnamen, kalau bisa uang pembinaan untuk peserta yang menjadi juara, bisa ditambahkan lagi agar bisa dinikmati oleh anak-anak yang sudah bermain,” kata Eduard Malibela, Kepala Distrik Mega, usai menerima Tropi Juara, Medali dan Uang Pembinaan di Kantor Bupati Sorong, Jumat (13/12/2019).

Baca juga:https://www.teropongnews.com/distrik-mega-juarai-turnamen-sepakbola-bupati-cup-ii-bawa-pulang-piala-bergilir-dan-uang-rp-15-juta/

Sebagai juara I, Tim Sepakbola Distrik Mega mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 15 juta. Tim Distrik Klamono sebagai Juara II, menerima uang pembinaan sebesar Rp 10 juta, Juara III dan IV mendapat uang pembinaan 7 juta dan 5 juta.

Menurut Eduard, untuk tim yang posisinya tidak jauh dari tempat pertandingan, mungkin sudah cukup dengan besarnya uang pembinaan itu. Tapi untuk tim-tim yang jauh, seperti Distrik Mega, uang itu hanya cukup untuk mengganti transportasi dan akomodasi pemain dan official.

“Untuk sekali jalan mengikuti  pertandingan, uang transportasi yang harus kami bayar itu sebesar Rp 1,5 juta. Itu sekali jalan, dan tidak mungkin kami hanya gunakan satu mobil untuk angkut pemain. Belum lagi untuk makan dan kebutuhan lainnya,” kata Eduard.

Dengan besarnya ongkos untuk bisa ikut turnamen itu, Tim Official Distrik Mega tak jarang harus hutang dulu ke sopir mobil yang mengangkut para pemain.

“Kami sangat berterima kasih kepada teman-teman di DPD KNPI yang sudah mengadakan turnamen. Paling tidak, kegiatan seperti ini bisa menjadi tempat menyalurkan hobi dan minat anak-anak muda di distrik. Tapi untuk ke depannya, tolong dipertimbangkan lagi uang pembinaan yang diberikan kepada para pemain, agar benar-benar bisa dirasakan oleh pemain sebagai uang pembinaan,” urainya.

Ketua Panitia Turnamen, Zeth T.Ginuny ST.MT, tidak memberikan komentar saat diminta tanggapan terkait keluhan peserta turnamen ini. Pertanyaan yang dikirim wartawan Teropong melalui WA, hanya dibaca, tapi tidak dibalas. **

Anda mungkin juga berminat