Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Jerman Kalah, Oknum Anggota DPRD Dilaporkan ke Polisi

0 986

Fakfak, TN – Nampaknya semarak piala dunia berimbas pula di Fakfak. Sayangnya, kekalahan Jerman 2:0 atas Korea Selatan Rabu malam kemarin, harus berujung pada laporan polisi yang dilakukan oleh seorang fans Brazil. Yang dilaporkan, adalah salah seorang anggota DPRD Fakfak, fans kesebelasan Jerman.

Ditemui di Kantor DPRD Kabupaten Fakfak usai bertemu Ketua DPRD Fakfak, Kamis (28/6) siang tadi, Lanto Iha (42) yang mengaku sebagai Manager di Kafe Alexa, dan beralamat di Jl. Trikora 2 Katemba, mengaku sudah melaporkan FK, salah seorang anggota DPRD Kabupaten Fakfak, ke polisi.

“Saya sudah melaporkan FK ke polisi dini hari tadi, sebab dia memukul saya,” kata Lanto.

Lebih lanjut, Lanto yang datang ke Kantor DPRD masih dalam keadaan ada bekas darah akibat pukulan itu menceritakan bahwa, awal mula pemukulan itu karena masalah bola.

“Pak FK adalah fans Jerman. Sedangkan saya ngefans pada Brasil. Dulu, saat dia memasang bendera Jerman di depan Kafe Liquid miliknya, saya sudah bilang ke dia, bahwa jika Jerman kalah, benderanya akan saya turunkan,”jelasnha.

Lebih lanjut Ia mengatakan, kebetulan, Rabu malam kemarin, Jerman kalah. Lalu saya cari dia ke Kafe Liquid untuk menurunkan bendera itu. Tapi anak buahnya bilang, bahwa bosnya sedang tidur. Akhirnya, bendera Jerman itu saya turunkan.

Akibat penurunan bendera Jerman ini, sejam kemudian FK mencari Lanto di depan Kafe Alexa, dimana Lanto bekerja sebagai managernya.

“Dia berteriak memanggil nama saya. Lalu singkatnya, dia memukul saya sampai berdarah-darah,” jelas Lanto.

Dirinya sangat menyayangkan perbuatan anggota DPRD itu. Seharusnya, sebagai anggota dewan, tidak berbuat demikia.

Lanto bertekad membawa masalah ini ke jalur hukum dan tak ingin ada perdamaian.

“Saya tidak ingin damai. Tadi saya sudah sampaikan ke Ibu Ketua DPRD, bahwa saya datang ke DPRD untuk melaporkan perbuatan dia. Dan Ibu Ketua bilang, nanti pihaknya akan memanggil FK. Sedangkan soal laporan ke polisi, karena itu tindakan kriminal, terserah saya sebagai korban,” ujar Lanto.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Fakfak yang dihubungi melalui whatsapp, belum memberikan tanggapannya. (wah)