Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Jelang Pra PON, Pertina Papua Barat Siapkan Atlit Tinju Hadapi TC

0 110

Manokwari,TN- Jelang Pra Pekan Olahraga Nasional (PON) 2019, Pengurus Provinsi Persatuan Tinju Amatir (Pertina) Papua Barat, mempersiapkan atlit tinju dari sejumlah daerah di Papua Barat untuk mengikuti seleksi tanggal 2 dan 3 Juli mendatang.

Pengprov Pertina Papua Barat akan menyiapkan tim penilai dari Jayapura, Carol Renwarin dan Lodwik Akwan (Manokwari) untuk menyeleksi petinju terbaik menuju Pra PON.

Menurut ketua harian Pertina Papua Barat saat ini atlit tinju putera dan putri yang berasal dari Manokwari, Pegunungan Arfak, Teluk Wondama, Raja Ampat dan Kaimana sudah dua hari berlatih di samping Stadion Sanggeng Manokwari.

Sementara menyusul atlit dari Sorong Selatan, Kabupaten Sorong dan Maybrat.
Pelatih Tinju Pertina Papua Barat, Frans Yomaki, mengatakan atlit tinju yang dipanggil ini merupakan penjaringan hasil Gubernur Cup 2017, namun selama ini tidak ada latihan sehingga kembali dari awal.

Meski pun waktu persiapan untuk menghadapi kualifikasi dua Pra PON di Ternate dan Bandung semakin mepet tapi pihaknya optimis mendapat atlit yang mampu meraih tiket menuju PON.

“Selain waktu, peralatan yang digunakan juga masih minim. Kita gunakan peralatan milik PPLP Papua Barat, tetapi sebenarnya sudah tidak layak,” ujarnya Frans Yomaki kepada wartawan, Rabu (26/6) sore.

Frans juga mengungkap pihaknya mendapat tambahan 5 sarung tinju yang dibawa atlit dari Kaimana. Begitu juga atlit dari sorong yang juga diharapkan membawa sarung tinju. “Kalau program bagus tetapi tidak didukung peralatan, ya sama saja. Kalau prestasinya jeblok jangan salahkan kami karena kami sudah berusaha maksimal,” pungkasnya.

Untuk mengakali kekurangan peralatan dan sempitnya waktu, Pertina Papua Barat menggunakan sistim kolaborasi fisik umum dan teknik serta taktik.

Sedangkan Ketua Pengprov Pertina Papua Barat, Clinton Tallo, mengaku sekitar 40 atlit tinju mengikuti pemusatan latihan di Manokwari, dimana atlet putra ditempatkan di asrama atlit binaraga sementara putri ditampung di rumahnya.
“Kita tidak bicara PON tetapo Pra PON dulu. Rencana TC di Kupang sebelum ke Pra PON di Ternate,” ucap Clinton.

Lanjut Clinton, dari hasil seleksi nanti akan menyisahkan 17 petinju yang disiapkan menuju Ternate, 7 petinju wanita disiapkan untuk kelas 45, 48, 51, 54, 57, 60 dan 64 Kilo gram. Sedangkan 10 petinju pria disiapkan turun di kelas 46, 49, 52, 56, 60, 64, 69, 75, 81 (berat ringan) dan 91 Kilo gram (kelas berat).

Kata Clinton, Papua Barat sejak dulu dikenal sebagai gudang petinju berbakat. Dengan persiapan yang masih terbatas, diharapkan prestasi petinju Papua Barat nantinya mampu mengukir prestasi, tentunya dengan melewati tes awal pada babak kualifukasi Pra PON di Ternate.

Anda mungkin juga berminat