Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Jaga Sikap Toleransi dan Persatuan, Nasdem Gelar Seminar Nasional

0 51

Merauke,TN – Fraksi NasDem MPR RI bekerjasama dengan DPD Partai NasDem Kabupaten Merauke, Papua menyelenggarakan kegiatan seminar nasional makna damai NKRI melalui toleransi, kesejahteraan dan keadilan di Merauke, Sabtu (14/07).

Dalam seminar ini menghadirkan tokoh agama, masyarakat, adat, pemuda, dan mahasiswa. Tujuannya agar peserta yang hadir selanjutnya menjadi pionir dalam sikap dan perilaku yang berlandaskan pada toleransi, kesejahteraan dan keadilan.

“Kita mengadakan ini guna menyebarluaskan nilai-nilai kebangsaan yang terlupakan. Konsep kebangsaan ini harus kita ingatkan kembali kepada generasi bangsa,” jelas Ketua Fraksi NasDem MPR RI Prof. Bakhtiar Aly, MA dalam keterangan persnya.

Ia mengajak sebagai anak bangsa yang baik, jangan mudah dicerai-beraikan oleh berbagai pengaruh atau propaganda atau isu hoax. Begitu juga dalam hal berpolitik agar tidak saling menjatuhkan melainkan bersaing secara sehat akan jauh lebih bijak.

Lebih lanjut ia menyampaikan, berdasarkan kenyataan masih ditemukan beragam persoalan di Papua, oleh karena itu Partai NasDem hadir untuk membangun kebersamaan. Semua persoalan itu harus ditangani melalu kerjasama dengan semua pihak.

“NasDem sebagai gerakan restorasi akan tetap menjaga nilai-nilai kebangsaan yang sudah ada. Yang kurang diperbaiki dan siap melakukan terobosan baru yang bermanfaat bagi kebaikan bersama,” tambahnya.

Pada Kesempatan itu, Nasdem juga menghadirkan nara sumber seminar ,Dr. Jefry Rengkung dan Fauzun Nihayah, MH. Materi yang disampaikan tentang bagaimana menjaga kerukunan antara umat beragama, menjaga perdamaian dengan sesama manusia dan keutuhan NKRI. Selanjutnya, pemahaman mendapatkan kesejahteraan dan keadilan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Pantauan media ini, Kegiatan diwarnai dengan penyerahan plakat penghargaan dari Ketua Fraksi NasDem MPR RI Prof. Bakhtiar Aly, MA kepada perwakilan DPD Partai NasDem Merauke, Abdul A.