Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Jadi Pusat Perayaan HUT RI, Bupati Perintahkan ASN Bersihkan Alun-Alun

0 72

Aimas, TN – Bupati Sorong Dr. Johny Kamuru SH MSi memerintahkan seluruh pegawai negeri yang ada di Sekretariat Daerah dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk membersihkan alun-alun Aimas, Jumat (9/8/2019). Perintah itu disampaikan saat apel pagi di halaman Kantor Bupati dan harus dilaksanakan selesai kegiatan apel.

Dari pantauan TeropongNews.Com, sejak pukul 09.00 Wit para ASN Pemkab Sorong sudah mulai aksi bersih-bersih di alun-alun dan sekitarnya. Mereka menyapu sampah yang berserakan, mencabut rumput,  membersihkan saluran air yang banyak dipenuhi botol plastik minuman hingga mengumpulkan pecahan botol kaca bekas minuman beralkohol yang banyak berserakan.

Suprono, Kabid Kesejahteraan Sosial Dinas Sosial Kabsor mengatakan, aksi bersih-bersih itu dilaksanakan dalam rangka menyambut detik-detik proklamasi kemerdekaan RI,  yang mana alun-alun Aimas akan menjadi pusat perayaannya.

“Jadi ini bentuk partisipasi seluruh ASN yang ada di Kabsor. Seluruh pegawai hari ini diperintahkan Pak Bupati untuk turun lapangan, bersih-bersih,” kata Suprono.

Seperti diketahui, alun-alun Aimas akan kembali menjadi pusat perayaan hari kemerdekaan RI ke 74 tahun 2019, termasuk upacara detik-detik proklamasi yang akan dihadiri para pejabat dan masyarakat umum. Sayangnya, kamar kecil atau WC yang menjadi salah satu fasilitas publik di tempat itu, kondisi kumuh dan tidak ada saluran air bersihnya.

Agar para pejabat, tamu undangan dan masyarakat yang hadir saat merayakan kemerdekaan merasa nyaman menggunaan fasilitas itu, diharapkan pihak yang bertanggungjawab mengelola alun-alun segera membersihkan.

“Kami menyarankan kepada ketua agar kamar mandi yang ada di alun-alun untuk disedot dan penjual yang ada disepanjang alun alun ditertibkan pada saat pelaksanaan upacara,” kata Jance N Sahetapy, Kabid Kepemudaan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabsor.

Pernyataan itu diungkapkan Jance saat Rapat Panitia Persiapan HUT RI ke 74, di ruang Pola Kantor Bupati, yang dipimpin Asisten III Setda, Klaas Osok S.Sos selaku Ketua Panitia.

Masih menurut Jance, kondisi kamar mandi di alun alun yang memprihatinkan itu, selain kurangnya perhatian dari pihak pengelola, juga karena tidak adanya kepedulian masyarakat dalam menjaga kebersihan fasilitas publik. Dinding kamar kecil itu penuh dengan coretan vandalis tangan jahil. Sementara di saluran pembuangan, penuh tumpukan sampah botol plastik dan memicu bau tak sedap.

Letkol (Mar) Franklyn Sinay, Perwira Pasmar 3 yang menjadi seksi upacara dalam kepanitiaan HUT RI menyatakan keprihatinan yang sama. Menurutnya, hampir satu bulan ini pihaknya ada kegiatan melatih pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) di alun-alun Aimas.  Untuk menggunakan fasilitas kamar kecil, anggota Pasmar harus mencari air bersih sendiri di rumah-rumah warga, untuk mengisi bak air.

“Saluran air bersihnya tidak ada. Kami setiap hari ada di sini. Kalau kamar kecil tidak ada air bersihnya, bagaimana kami mau menggunakan fasilitas itu,” keluh Franklyn.

 

Anda mungkin juga berminat