Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Jadi Icon Kabupaten Asmat, Bangunan Jalan dan Jembatan Gantung Telan Dana 81 M

0 52

JAYAPURA, TN – Jembatan gantung di Kampung Kaye Distrik Agats  Kampung Kamur di Distrik Pantai Kasuari, akan menjadi ikon Kabupaten Asmat. Bangunan sepanjang 72 Kilometer tersebut, saat ini telah rampung setelah dikerjakan sejak awal 2018 lalu.

Jembatan yang dibangun menggunakan dana APBN tersebut telah rampung diproyeksikan menjadi daya tarik bagi wisatawan yang akan berkunjung ke kabupaten Asmat.

“Pembangunan jembatan gantung sudah rampung. Jembatan ini nantinya akan menjadi ikon untuk Kabupaten Asmat,” kata Bupati Kabupaten Asmat, Elisa Kambu kepada wartawan, Kamis (17/1/2019)

Selain jembatan gantung, Kementrian PUPR juga membangun jalan jembatan dimana untuk pembangunan dua proyek itu, pemerintah menggelontorkan dana senilai Rp81 Miliar dengan pembangian pembangunan jembatan gantung sekitar 7 milliar dan jalan jembatan sebesar 74 milliar yang dikerjakan oleh PT Wijaya Karya.

“Bangunan ini diadakan dalam rangka mendukung penanganan darurat bencana virus campak dan gizi buruk yang terjadi Tahun 2018 yang lalu,” kata Elisa

Ukuran jembatan gantung sepanjang 72  meter dan lebarnya 1,6 meter, sedangkan jalan beton panjang 2,9 kilo meter dengan lebar sebesar 4 meter persegi.

“Jalan dan jembatan yang dibangun ini mengeliling beberapa jalur tempat pemukiman masyarakat di Ibu Kota Agats Kabupaten Asmat,  seperti di Kampung Kaye, Kampung Suru dan juga jalur jalan ketempat fasilitas umum lainya seperti ke rumah sakit baru dan  museum Asmat,” katanya.

Tentu, kehadiran jembatan dan jalan ini, kata Bupati akan sangat membantu aktivitas masyarakat di Asmat, termasuk meningkatkan perekonomian daerah setempat,” terang Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah Papua, Osman H. Marbun menambahkan. 

Anda mungkin juga berminat