Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Inovasi Daur Ulang Sampah Plastik, Pemuda Saunek Dapat Peluang Pasar

0 155

Waisai, TN- Kaum muda memiliki energi positif dan getar perubahan. Mereka memiliki semangat, idealisme untuk mengubah sebuah mimpi menjadi jalan kenyataan, karena itu mereka perlu diberi ruang dan kesempatan untuk berinovasi, mengembangkan kreativitasnya menghasilkan sesuatu yang bernilai dan bermakna bagi masyarakat.

Para pemuda dan Pemudi di Kampung Saunek, Distrik Waigeo Selatan menangkap peluang itu dan berinovasi memanfaatkan limbah dan sampah plastic menjadi paving block. Sebuah karya dan usaha nyata dalam menjaga dan merawat tanahnya dari derasnya pengaruh sampah yang kini mengancam lingkungan serta menjaga keindahan dan keasrian Raja Ampat sebagai “surga kecil yang jatuh ke bumi”.

Produk daur ulang sampah plastik jadi Paping blok oleh pemuda Saunek Raja Ampat. Foto libert/Humas R4.

Untuk mengembangkan inovasi tersebut mereka membentuk komunitas yang diberi nama “Komunitas Daur Ulang Sampah Plastik Kampung Saunek”. Komunitas ini beranggotakan 14 orang terdiri dari pemuda-pemudi kampung, Tenaga Kesehatan (puskesmas), Aparatur Kampung dan Aparatur Distrik. Mereka tak hanya giat mengolah sampah jadi paving block tetapi juga melakukan patroli sampah di kampung dan wilayah pesisir pantai serta mengajak masyarakat untuk membuang sampah pada tempat dan waktu yang tepat.

Sahib Sangadji, ketua komunitas menerangkan pengembangan inovasi dari sampah plastic jadi pavinblok bermula dari sebuah eksperimen sederhana. Kemudian berlanjut karena mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat, Pemerintahan Kampung dan pemerintahan Distrik setempat.

Sementara itu, terkait metode pengolahannya Sahib mengaku masih menggunakan cara manual yaitu sampah plastic dibakar atau masak. Kini komunitas tersebut telah menghasilkan 1520 Paving block.

Selanjutnya Sahib menerangkan 1520 paving block dibutuhkan sampah plastic 1900 ton, dan total pengeluarannya sebesar Rp.5.722.000.

Kini usaha dan inovasi mereka mulai dillirik dan mendapat dukungan dari masyarakat dan stakeholder. Bahkan 1520 Paving block telah dibeli Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Raja Ampat untuk dijadikan bahan pembangunan Gedung bank sampah di Waisai.

Ia berharap ke depan Pemerintah Daerah khususnya Dinas terkait turut mendukung dan mendorong Komunitas ini agar terus berinovasi membebaskan Waisai dan Raja Ampat dari sampah plastic.

Kepala Bidang Dinas Lingkungan Hidup John Umalan, mewakili Kadis Lingkungan Hidup saat acara serahterima paving block di Waisai, Selasa 17/09/19 menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas inovasi pemuda Kampung saunek. Ia berharap inovasi berkembang dan menggerakan kesadaran masyarakat Raja Ampat untuk membebaskan Waisai dari masalah sampah.

“Kami Dinas Lingkungan Hidup tentunya mendukung penuh, ini jadi pilot project sehingga ke depan inovasi ini berkembang dan masyarakat sadar dan aktif menjaga lingkungan,” kata Umalan.

Mari terus berinovasi, menjaga lingkungan dan merawat bahari sebagai “Surga kecil” yang dirindukan setiap insan. (Libert/humas R4)

Anda mungkin juga berminat