Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Inkado Maluku Gelar Ujian Kenaikan Dan Sabuk Hitam

0 74

Ambon, TN – Untuk kedua kalinya Ikatan Karatedo Indonesia (Inkado) Provinsi Maluku meggelar ujian kenaikan Dan Sabuk Hitam, yang diikuti 27 karateka. Program tahunan ini digelar di Balai Diklat Kementrian Agama, Desa Waiheru, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Sabtu (2/3).

Kenaikan Dan tersebut diikuti 32 kohai. 29 kohai untuk ujian Dan I, sedangkan Dan II diikuti 3 kohai. Mereka berasal dari Inkado Kabupaten Buru Selatan, Seram Bagian Timur dan Kota Ambon.

“Tiga karateka berasal dari Buru Selatan. Satu dari Seram Bagian Timur. Selebihnya berasal dari 8 Dojo yang ada di Kota Ambon,” kata Ketua Keluarga Sabuk Hitam (KSH) Inkado Maluku Jopie Angwarmase kepada wartawan, disela-sela ujian.

Kegiatan kenaikan Dan Sabuk Hitam ini merupakan program tahunan Inkado Maluku. “Kegiatan kenaikan Dan merupakan program tahunan Inkado, dan yang pertama diselenggarakan di Inkado Maluku,” ungkap Angwarmase.

Menurut Angwarmase, yang juga penyandang sabuk Dan IV ini, tim penguji kenaikan Dan langsung ditangani Ketua Dewan Guru Inkado Kancho G.A. Pesik, pemegang Dan VIII, berkedudukan di Jakarta, dan Wakil Ketua Dewan Guru Inkado, penyandang Dan VII, berkedudukan di Makassar.

Sekretaris Inkado Maluku Ince B. Lallo mengatakan, hingga saat ini anggota Inkado se-Provinsi Maluku sebanyak 800 karteka. 110 diantaranya penyandang Sabuk Hitam.

“Penyelenggaraan kenaikan Dan pertama kali dilaksanakan di Inkado Maluku pada 1986, yang dipusatkan di Kota Ambon,” ujar Ince B. Lallo, pemegang Dan V ini.

Menurut Ince, Inkado pertama kali didirikan di Kota Ambon, pada 14 Desember 1983, dan diresmikan pada 14 Februari 1984. Pelatih pertama Nurjayadi dan Ince B. Lallo.

Anda mungkin juga berminat