Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Ini Informasi Terbaru Tentang BP Jamsostek Sesuai PP Nomor 82 Tahun 2019

0 169

Merauke, TN – Informasi terbaru yang perlu diketahui masyarakat bahwa, BPJS Ketenagakerjaan telah berubah nama menjadi BP Jaminan Sosial Tenaga Kerjan (BP Jamsostek). Perubahan tersebut untuk memudahkan masyarakat membedakan antara BP Jamsostek dan BPJS Kesehatan.

Kepala BP Jamsostek Merauke, Bobby Harun mengatakan, selain itu, ada juga perubahan manfaat terkait dengan terbitnya PP nomor 82 Tahun 2019 tentang peningkatan manfaat kecelakaan kerja dan jaminan kematian.

Peningkatan manfaatnya untuk santunan yaitu, pertama, menyangkut beasiswa. Jika sebelumnya hanya Rp.12 juta per satu anak, peningkatannya menjadi Rp.174 juta untuk dua orang anak ditanggung masing-masing.

“Ketika orangtua anak yang bekerja pada perusahaan mengalami kecelakaan kerja dan memiliki anak yang sedang sekolah maka kami akan tanggung biaya sekolah mulai dari TK sampai perguruan tinggi,” ucap Bobby kepada wartawan di Rumah Kopi D’Waroeng Merauke, Rabu (15/01).

Kedua, peningkatan pada bantuan transportasi. Biaya transportasi kecelakaan kerja di darat biayanya dari satu juta menjadi lima juta. Biaya transportasi laut, naik menjadi dua juta, dan udara dari dua setengah juta menjadi 10 juta.

Ketiga, dari PP 82 ini ada program baru yang disebut home care. Bagi tenaga kerja yang mengalami kecelakaan kerja bisa melakukan perawatan di rumah ketika tidak ingin ke rumah sakit dengan besaran senilai 20 juta.

Keempat, ada bantuan biaya pemakaman. Apa bila mengalami kecelakaan kerja meninggal dunia, ada bantuan biaya pemakaman yang sebelumnya hanya tiga juta, naik menjadi 10 juta rupiah.

Keenam, santunan berkala. Kalau per bulannya 200 ribu selama dua tahun dari empat juta delapan ratus ribu rupiah menjadi 12 juta dalam dua tahun.

Ketujuh, peningkatan manfaat pada jaminan kematian. Santunan sekaligus dari 16 juta naik menjadi 20 juta rupiah. Santunan berkala 12 juta dan biaya pemakaman dari tiga juta menjadi 10 juta rupiah. Total yang didapat dulunya di PP 45 hanya 24 juta maka pada perubahan di PP 82 naik menjadi 42 juta.

“Semua ini tidak ada kenaikan iuran, iuran yang dibayar tetap sama tapi pemerintah menaikan manfaatnya,” tambah Bobby.

Hal ini sudah berlaku per Desember 2019. Bobby Harun juga menyampaikan pembayaran klaim selama 2019. Dikatakan, di tahun 2019, BP Jamsostek sudah menangani sebanyak 1.068 kasus. Pembayaran terbesar adalah jaminan hari tua yakni 9,8 miliar dengan total yang sudah dibayarkan klaim selama 2019 senilai 10,7 miliar.

Jaminan kecelakaan kerja 20 kasus sebesar 209 juta, jaminan kematian 26 kasus sebesar 236 juta dan jaminan pensiun 21 kasus sebesar 76 juta.

Sistem klaim untuk jaminan hari tua harus penuhi berkas yang dibutuhkan. Mempunyai kartu BPJS Kesehatan, KTP, KK, suara pengelaman kerja dan buku tabungan. Selanjutnya dapat mengajukan ke BP Jamsostek dengan syarat sudah berhenti bekerja.

“Kalau yang meninggal karena kecelakaan kerja maka dapat diklaim oleh pihak keluarga atau dari perusahaan tempat korban bekerja,” tandasnya.

Anda mungkin juga berminat