Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Ini Dia Wanita Tertua di Kabupaten Sorong, Namanya Paulina Klasin-Tipinbu

Bupati Sorong Nobatkan Sebagai Manusia Tertua

0 360

KETIKA harus bangkit dari tempat duduk, pergerakannya masih terlihat cekatan untuk meniup lilin ulang tahun. Padahal ia sudah mencecap kehidupan dunia, yang lamanya diatas rata-rata manusia pada umumnya. Inilah Oma Paulina Klasin-Tipinbu, Orang Asli Papua (OAP) yang pada 2 Oktober 2019 lalu merayakan ulang tahun ke 104 tahun.

Kebahagiaan juga masih tersirat dari raut wajahnya ketika musik mengalun dengan lagu ulang tahun dinyanyikan untuk dirinya. Pendengarannya masih normal. Mengenakan kaca mata, baju kebaya warna putih dan kain batik, Oma Paulina sesekali melempar senyuman kepada tamu undangan yang hadir merayakan tanggal lahirnya, 2 Oktober 1915. Duduk disampingnya, Dr. Johny Kamuru SH MSi, orang nomor satu di Pemkab Sorong yang sudah lima tahun ini setia merayakan ulang tahun Oma Paulina.

“Ini adalah tahun ke lima saya merayakan ulang tahun Oma Paulina. Pada hari ini, saya menobatkan beliau sebagai manusia tertua yang ada di Kabupaten Sorong,” kata Johny Kamuru, saat memberikan kata sambutan dalam perayaan itu, di rumah Lenorce Tipinbu, anak perempuan Oma Paulina.

Lenorce Tipinbu adalah anak ke 10 pasangan David Tipinbu dan Paulina Klasin. Selama ini, Oma Paulina tinggal bersamanya di perumahan Pemda Kabupaten Sorong di KM 24. David Tipinbu dan Paulina Klasin adalah pasangan suami istri asal Kampung Solol, Distrik Salawati Barat Kabupaten Raja Ampat.

Sebagai guru penginjil, David Tipinbu telah mendahului istrinya, meninggal dunia pada tahun 1999 silam di usia 98 tahun. Dari pernikahannya dengan Paulina Klasin, pasangan ini telah dikaruniai 13 orang anak, lima diantaranya meninggal dunia. Menurut Eliyas Tipinbu, anak tertua David Tipinbu-Paulina Klasin yang masih hidup, tiga kakak kandung dan 2 adik kandungnya telah meninggal dunia. Dari 13 anak yang dilahirkan, kini Oma Paulina menurut Lenorce, memiliki 46 cucu dan 86 cicit.

Eliyas dan Lenorce Tipinbu, anak ke 4 dan ke 10 pasangan David Tipinbu dan Paulina Klasin. (Foto:Tantowi/TN)

“Kakak saya yang pertama, laki-laki, meninggal dunia saat terjadi perang dunia kedua. Saat itu belum diberi nama,” kata Eliyas.

Dari anak pertama itu, memiliki adik laki-laki bernama Arnold Tipinbu dan adik perempuan Salomi Tipinbu. Keduanya juga sudah meninggal dunia. “Saya adalah anak ke empat Mama Paulina ini,” tukas Eliyas, yang j uga pensiunan guru SD ini.

Eliyas memiliki 9 orang adik, antara lain Gita Tipinbu, Dina Tipinbu, Salomi Tipinbu, Grice Tipinbu, Yuli Tipinbu, Lenorce Tipinbu dan Frits Tipinbu. “Dua adik laki-laki saya meninggal dunia. Jadi di bawah saya tinggal 1 adik, Frits Tipinbu,” kata Lenorce, yang juga tercatat sebagai ASN di Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Kabupaten Sorong ini.

Perkenalan Bupati Johny Kamuru dengan Oma Paulina ini, terjadi ketika peresmian Gereja Maranatha di Kampung Mararol Distrik Salawati Selatan pada medio Januari tahun 2015. Waktu itu, janda dari seorang penginjil ini hadir,  didampingi Leno dan kakak-kakaknya.

“Saya meresmikan gereja, mewakili Bapak Bupati Malak (Dr. Stepanus Malak MSi, Bupati Sorong dua periode, 2007-2012/2012-2017,Red).  Kemudian saya lihat Mama Paulina, saya tanya, Leno, mama umur berapa? Dijawab, mama nanti tanggal 2 Oktober ini, tepat 100 tahun. Lalu saya bilang, Leno, kau harus kasih ingat saya. Sebelum tanggal 2 Oktober kau harus kasih ingat,” urai Bupati JK, mengenang pertemuan pertama itu.

Dari momen itu, sejatinya Bupati JK sudah lupa. Tapi Tuhan sudah memiliki rencana yang dahsyat bagi hambanya. Pada pertengahan September 2015, Lenorce bertemu lagi dengan Johny Kamuru, tapi untuk urusan lain. Saat itu, Leno sedang mengurus kepangkatan Johny Kamuru yang masih berstatus sebagai ASN di Pemkab Sorong.

“Lalu saya tanya, Leno, nanti Mama? Iya, nanti tanggal 2 Oktober ulang tahun mama ke 100. Padahal saya juga sudah lupa. Inilah rencana Tuhan yang Indah untuk mempertemukan saya dengan Mama Paulina di usia 100 tahun. Bisa saja Leno datang ketemu saya, setelah tanggal 2. Dari situlah saya bilang, Leno kita rayakan ulang tahun ke 100 mama,” kata Bupati JK mengulang lagi pertemuannya dengan Lenorce Tipinbu.

Saat merayakan ulang tahun ke 100, Johny Kamuru yang saat itu belum menjadi Bupati Sorong, berdoa agar Tuhan berkenan untuk merayakan kembali ulang tahun Oma Paulina ke 101 tahun, ke 102 tahun, 103 tahun.

Bupati Sorong Johny Kamuru mendapat suapan kue ulang tahun dari Oma Paulina Klasin-Tipinbu. (Foto:Tantowi/TN)

“Tahun kemarin saya berdo’a, Tuhan, kami minta Tuhan kasih 104 tahun. Dan hari Tuhan luar biasa. Tuhan baik bagi kita. Tuhan dahsyat untuk kita semua, sampai saya merasa malu untuk bilang 105 tahun. Hari ini saya yakin para pejabat dan undangan yang datang, bukan karena undangan Bupati, tapi semata-mata ingin menyaksikan betapa dahsyatnya Tuhan. Betapa baiknya Tuhan bagi kita,” kata Bupati JK.

Apa yang menjadi rahasia panjang umur Oma Paulina? Kata Eliyas, yang dia tahu, sepanjang hidupnya mamanya itu selalu menjaga pola hidup yang sehat, menjaga kebersihan diri, mandi teratur di pagi dan sore hari. Itu juga yang dia ajarkan kepada anak-anaknya.

“Mama selalu menjaga pola makan, tidak mau makan makanan yang mengandung minyak dan santan,” ujar Eliyas. Selamat Ulang Tahun Mama, Oma, Oyang Paulina Klasin-Tipinbu.***

Anda mungkin juga berminat