Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Horee…! Stadion Wombik KM 16 Kini Masuk Wilayah Kabupaten Sorong

0 358

Aimas, TN – Masyarakat Kabupaten Sorong kini boleh riang karena memiliki lapangan sepakbola di kilometer 16, menyusul berakhirnya konflik perbatasan antara Kabupaten dengan Kota Sorong yang sudah berlangsung selama 19 tahun. Selain stadion Wombik yang berapasitas 7.000 penonton, tugu Pawbili yang lokasinya di atas gunung KM 19 juga resmi masuk wilayah Kabupaten Sorong.

Tapal batas kedua wilayah itu, kini sudah menemukan titik terang setelah dilakukan pertemuan antara Bupati Sorong dan Walikota Sorong di Mansinam Beach Hotel Manokwari, yang melibatkan Gubernur Papua Barat dan pejabat Kementerian Dalam Negeri, Rabu (31/7).

Informasi yang diterima TeropongNews.com dari Jackson Kambuaya, Kepala Distrik Sorong menyebutkan, tapal batas kedua wilayah itu diputuskan berada di sekitar kilometer 16. “Kalau dari arah Aimas, posisinya setelah stadion sepakbola,” kata Jackson.

Selain dimediasi Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan, pertemuan pembahasan tapal batas itu juga dihadiri pejabat dari Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri dan Biro Hukum Kementerian Dalam Negeri. Sedangkan dari Kabupaten Sorong, selain  Bupati, juga hadir Sekretaris Daerah H M Said Noer, Asisten III Klas Osok serta Kabag Pemerintahan.

Keputusan itu akan ditindaklanjuti dengan pembuatan peta wilayah dan proses lebih lanjut secara administratif melalui Keputusan Kementerian Dalam Negeri. Kepala Bagian Humas Pemkab Sorong, Juen Samson SE MSi menjelaskan, sebelum ada keputusan itu, sejak tahun 2006 silam, masing kepala daerah memiliki interpretasi yang berbeda terkait batas wilayah.

Bupati Sorong mengklaim batas wilayah kekuasaannya berada di kilometer 14 atau sekitaran hutan lindung, sedangkan Walikota Sorong menyebut wilayah kota berakhir di kilometer 18. Pada tahun 2011 silam, sengketa perbatasan ini pernah dibawa ke Mahkamah Konstitusi untuk di sidangkan.

Kabag Pemerintahan Kabsor yang menjadi bagian dari rombongan Bupati dalam pertemuan itu membenarnya keputusan final tapal batas itu. “Tapi untuk lebih jelasnya, tunggu Pak Bupati tiba di Sorong,” ujar

Anda mungkin juga berminat