Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Horee…! Pulang dari Jakarta, Kepala Dispenduk Capil Bawa 1000 Keping Blangko KTP

0 763

Aimas, TN – Masyarakat Kabupaten Sorong pemegang Surat Keterangan pengganti KTP elektronik, sebentar lagi bisa memiliki kartu identitas yang asli. Ini setelah Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Olden Makpal S.Sos M.Si membawa oleh-oleh 1000 keping blangko KTP dari perjalanan dinasnya ke Jakarta.

Ditemui usai perayaan Natal Bersama di Gedung Aimas Convention Center (ACC) Kabupaten Sorong, Senin (2/12/2019), Olden Makpal menjelaskan, blangko KTP elektronik yang bisa dibawa ke Sorong, tidak lebih dari 1000 keping.

“Karena jumlahnya yang masih terbatas, maka dibuat aturan oleh Pak Dirjen agar semua kebagian. Yang jumlah penduduk dibawah 500 ribu, mendapat jatah 1000 keping, yang diatas 500 ribu, bisa dapat 2000 keping dan jumlah penduduk diatas 1 juta, bisa membawa 3000 keping blangko,” kata Olden Makpal.

Menurutnya, kekurangan blangko KTP el ini bukan hanya di Kabupaten Sorong, melakukan menjadi persoalan nasional. Kementerian Dalam Negeri yang memiliki kewenangan mencetak blangko itu, pada awal 2019 sudah mengestimasi kebutuhan blangko sekitar 3,5 juta keping secara nasional.

“Ternyata realisasi melebihi dua kali lipat dari estimasi secara nasional. Kenapa demikian? antusias warga untuk mengikuti pemilihan presiden tinggi, sehingga warga yang belum memiliki KTP, berbondong-bondong mengurus. Kemudian banyak warga yang mencetak ulang KTP karena adanya perubahan status atau pindah alamat, sehingga  kebutuhan nasional blangko yang sudah disiapkan sesuai estimasi, menjadi kurang,” urai Olden Makpal.

Baca juga :  https://www.teropongnews.com/blangko-ktp-kosong-tenang-tidak-usah-panik-ini-penggantinya/

Dengan kondisi ini, Kementerian Dalam Negeri kata Olden, sudah mengajukan penambahan anggaran ke Kementerian Keuangan untuk mencetak blangko KTP sesuai kebutuhan nasional.

“Rencananya, ketersediaan blangko KTP ini akan kembali normal mulai Januari 2020,” tandasnya.

Dari jumlah penduduk Kabupaten Sorong yang mencapai 122 ribu jiwa, yang memiliki wajib KTP sebanyak 86 ribu jiwa. Dari jumlah itu, baru sekitar 75 persen yang mengurus KTP.

Sementara untuk yang masih belum kebagian dari jumlah 1000 keping yang ada sekarang, kata Olden, masih tetap bisa menggunakan Surat Keterangan pengganti KTP yang dikeluarkan Dispenduk Capil.

Surat keterangan itu fungsinya sama seperti KTP el, karena diterbitkan berdasarkan NIK dan perekaman yang dilakukan oleh pemegang surat. “Jadi tidak sembarangan Surat Keterangan itu dikeluarkan, tapi harus melakukan perekaman KTP el dulu, baru bisa dapat. Kalau masih ada instansi yang menolak penggunaan surat itu, berarti instansi itu belum paham aturan yang sudah ditetapkan secara nasional ini,” kata Olden.

Meski surat itu hanya berlaku selama 6 bulan, tapi bisa diperpanjang ketika sudah jatuh tempo dan blangko KTP el belum tersedia lagi. **

Anda mungkin juga berminat